Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji merespons soal tidak masuknya kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam dalam daftar 41 pemain Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
Sumardji menegaskan pemanggilan pemain merupakan kewenangan prerogatif pembimbing dan berjuntai pada kebutuhan ahli racik susunan asal Inggris itu.
"Ya, kembali lagi berangkaian dengan pemanggilan itu tergantung kebutuhan, kebutuhan pelatih. Nah di timnas kita ini ada pembimbing kiper juga, sehingga berangkaian dengan soal pemanggilan itu kan mempertimbangkan Maarten Paes dipanggil, lantas Emil [Audero] juga dipanggil," ujar Sumardji kepada awak media, Jumat (13/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah terus ada Nadeo nan sudah biasa dipanggil juga sehingga kan dengan kondisi nan ada seperti itu kan mungkin ya, kemungkinan kan juga ada pertimbangan-pertimbangan tertentu," katanya melanjutkan.
Sumardji pun tidak menutup kemungkinan Teja Paku Alam bakal dapat panggilan Timnas Indonesia di masa depan. Soal ini, dia kembali menegaskan bakal berjuntai pada pilihan pelatih.
"Mungkin saat sekarang ini belum memanggil Teja. Mungkin next untuk berikut-berikutnya ya. Saya tidak tahu," kata laki-laki nan juga Anggota Komite Eksekutif PSSI ini.
Teja Paku Alam jadi jagoan di bawah mistar Persib sepanjang musim ini. Pemain berumur 31 tahun itu sudah bermain dalam 31 pertandingan di seluruh kompetisi.
Dari 31 penampilan itu, Teja menorehkan 19 clean sheet. Lima belas clean sheet diukir di pentas Super League dan empat lainnya berbareng Persib di AFC Champions League Two.
[Gambas:Video CNN]
(jal/sry)
Add
as a preferred source on Google
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·