slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Rupiah Keok Ke Level Terendah Baru Rp17.146 Per Dolar As Rabu Siang

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.146 per dolar AS pada Rabu (15/4) pukul 14.23 WIB. Mata duit Garuda melemah tipis 44,6 poin alias sekitar 0,26 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan info perdagangan, rupiah bergerak dalam rentang harian Rp17.110 hingga Rp17.142 per dolar AS. Sementara itu, dalam setahun terakhir, rupiah tercatat berada di kisaran Rp16.085 hingga Rp17.144 per dolar AS.

Pergerakan mata duit di area Asia terpantau bervariasi. Yen Jepang menguat 0,14 persen, dolar Australia menguat 0,38 persen, dan euro terhadap yen menguat 0,04 persen. Di sisi lain, euro terhadap dolar AS melemah 0,10 persen dan poundsterling Inggris melemah 0,07 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, indeks dolar AS tetap menunjukkan tren pelemahan dan berada di level terendah dalam beberapa pekan terakhir. Namun, kondisi tersebut belum bisa memberikan dorongan signifikan bagi rupiah.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan tekanan terhadap rupiah saat ini lebih dipengaruhi sentimen domestik dibandingkan aspek global.

"Sentimen penanammodal terhadap rupiah tetap lemah, dan outflow biaya asing tetap membebani. Sedangkan indeks dolar AS sendiri tetap terus turun hingga ke level terendah dalam 6 minggu. Jadi perlemahan rupiah sepekan ini murni dari sentimen domestik nan negatif," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/4).

[Gambas:Youtube]

Ia menjelaskan sejumlah aspek domestik menjadi perhatian investor, mulai dari penurunan persediaan devisa, menyempitnya surplus perdagangan, hingga kekhawatiran terhadap defisit anggaran dan penilaian lembaga pemeringkat.

"Cadev menurun, surplus menyempit, defisit anggaran, rating Fitch, Moody's dan sebagainya. Pasar modal tetap positif namun umumnya didominasi oleh penanammodal domestik, sedangkan asing tetap condong net sell," imbuhnya.

Menurut Lukman, pelaku pasar sekarang menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dalam waktu dekat.

"Saat ini penanammodal sedang menantikan hasil RDG BI, nan diperkirakan bakal mempertahankan suku kembang dan mengulangi retorika seperti halnya pada rapat-rapat sebelumnya. Apabila tidak ada perubahan positif, seperti meningkatkan suku bunga, maka rupiah berpotensi kembali melemah," katanya.

Sebagai informasi, pada perdagangan sebelumnya, Selasa (14/4), rupiah sempat menyentuh level Rp17.142 per dolar AS nan menjadi titik terlemah sepanjang sejarah. Pelemahan tersebut terjadi di tengah menguatnya kebanyakan mata duit dunia terhadap dolar AS, nan semakin menegaskan kekuasaan sentimen domestik dalam menekan rupiah belakangan ini.

(lau/ins)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru