Jakarta, CNN Indonesia --
Insiden kecelakaan dan kebakaran dialami SUV asal China Jetour T2 saat melaju di Tol Jagorawi KM 31 B arah Jakarta pada Minggu (1/2). Kejadian ini terekam kamera dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video, pengemudi T2 nampaknya sedang melintas di bahu jalan nan kemudian terkena hantaman dari sisi samping oleh sedan diduga BMW saat bermanuver hingga terpental ke depan dan sempat mengenai pembatas jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum sempat SUV itu berakhir maksimal, mendadak api langsung menyebar dan membesar. Dalam rekaman juga terlihat penunggu kabin langsung keluar menyelamatkan diri.
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jazuli menjelaskan peristiwa itu terjadi pada pukul 22.37 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kendaraan berjenis jip (SUV) melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta, nan berada di bahu kiri jalan. Kemudian dari belakang, mobil jenis sedan melaju di lajur dua, mencoba mendahului lewat bahu kiri," kata Jazuli melansir Antara,
Saat melakukan manuver, mobil sedan menabrak bagian kanan SUV nan membuatnya terpental ke kiri, menghantam pembatas jalan, lampau terbakar.
"Posisi akhir kendaraan jip berada di antara lajur satu dan bahu kiri dengan kondisi terbakar, sementara sedan berakhir normal di lajur dua," ujar Jazuli.
Pengemudi SUV berinisial MRAZN (25) dan penumpangnya IR (23) dilaporkan selamat, namun mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan.
"Sementara pengemudi sedan berinisial DP (21) tidak mengalami luka," ungkap Jazuli.
Dia mengatakan petugas telah mendatangi letak dan mengamankan TKP, mendata identitas pengemudi dan kendaraan, serta mengevakuasi mobil dengan derek dari pool Ciawi. Sementara itu, kerusakan jalan tol nihil.
"Perkara kecelakaan dilimpahkan ke unit Laka Ciawi. Dugaan awal diduga lantaran pengemudi kurang antisipasi saat mendahului," ucap Jazuli.
Jetour Indonesia buka suara
Peter Zhang, Presiden Direktur Jetour Sales Indonesia, mengatakan telah mengetahui info nan beredar di publik mengenai kejadian tersebut. Namun hingga saat ini pihaknya tetap merampungkan proses investigasi lebih lanjut.
"Hingga saat ini, penyebab teknis dan kronologi komplit kejadian tetap dalam proses investigasi lebih lanjut. Jetour Indonesia bakal menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi dinyatakan selesai," kata Zhang dalam pernyataan resmi dikutip Selasa (3/1).
Ia menegaskan keselamatan konsumen menjadi prioritas utama perusahaan. Saat ini, seluruh perseorangan nan terlibat dalam kejadian tersebut telah mendapatkan penanganan medis, dan perusahaan terus memantau perkembangan kondisi mereka secara menyeluruh.
Menurut Zhang pihak Jetour juga bekerja sama dengan beragam pihak mengenai untuk menghimpun info nan komplit dan terverifikasi. Perusahaan juga mendukung proses investigasi nan sedang berjalan.
"Perusahaan mendukung sepenuhnya proses investigasi nan sedang melangkah dan bakal mengambil langkah tindak lanjut nan diperlukan sesuai dengan standar dan prosedur dunia setelah hasil resmi tersedia," kata dia.
Zhang turut mengimbau masyarakat agar tidak memperkirakan dan memberikan ruang bagi proses investigasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi proses investigasi dan merujuk pada info nan telah terverifikasi dari pihak mengenai serta Jetour Indonesia," katanya.
(ryh/fea)
[Gambas:Video CNN]
16 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·