slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Tata Cara Sholat Dhuha Dan Keutamaannya

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Ada banyak sholat sunnah nan bisa dikerjakan untuk menambah pahala, salah satunya adalah sholat Dhuha. Jika hendak melaksanakan ibadah ini, pastikan sudah mengetahui tata langkah sholat Dhuha dan waktunya.

Sholat Dhuha dilaksanakan setelah Matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Namun waktu nan afdal melaksanakan sholat Dhuha adalah pada pagi hari ketika Matahari sedang naik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sholat Dhuha dikenal sebagai sholat sunnah nan dilaksanakan untuk memohon rezeki dari Allah Swt. Hal tersebut berasas firman sabda qudsi.

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Artinya: Allah Azza wa Ja'ala berfirman, "Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (sholat Dhuha), niscaya, pasti bakal saya cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya." (HR Hakim dan Thabrani).

Tata langkah sholat Dhuha

Melansir dari buku Keberkahan Sholat Dhuha, Raih Rezeki Sepanjang Hari, sholat Dhuha minimal dilakukan dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, dilakukan secara sendiri alias tidak berjamaah, berikut caranya.

Rakaat pertama

1. Membaca niat sholat Dhuha dalam hati berbarengan dengan takbiratul ihram:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat, lantaran Allah taala"

2. Membaca angan Iftitah
3. Membaca surat al Fatihah
4. Membaca satu surat dalam Al Quran. Disarankan membaca surat Asy-Syam pada rakaat pertama dan surat Al Lail pada rakaat kedua.
5. Rukuk dan membaca tasbih tiga kali
6. Iktidal dan membaca bacaannya
7. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
8. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua.

Rakaat kedua

1. Takbiratul ihram
2. Membaca surat Al Fatihah
3. Membaca surat Ad Dhuha (Wad-duha, wal laili iza saja...)
4. Rukuk
5. Iktidal
6. Sujud
7. Duduk di antara dua sujud
8. Sujud kedua dan duduk membaca tasyahud akhir
9. Salam dan lanjutkan dengan berdoa.

Doa setelah sholat Dhuha

Berikut angan nan dibaca setelah sholat Dhuha. Doa ini berisi permintaan rezeki pada Allah Swt.

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.

Artinya: "Ya Allah, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu DhuhaMu, kecantikan adalah kecantikanMu, keelokan itu keindahanMu, kekuatan itu kekuatanMu, kekuasaan itu kekuasaanMu, dan perlindungan itu, perlindunganMu.

Ya Allah, jika rezeki tetap di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika tetap jauh dekatkanlah, berkah waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMu, limpahkanlah kepada kami segala nan telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu nan saleh."

Keutamaan sholat Dhuha

Melansir dari NU Online, berikut beberapa keistimewaan sholat Dhuha.

1. Menjadi infak semua tulang manusia

Keutamaan sholat Dhuha nan pertama adalah menjadi infak semua tulang manusia sebagaimana sabda riwayat Muslim berikut.

عَنْ أَبِى ذَرٍّ عَنِ النَّبِىِّ ﷺ أَنَّهُ قَالَ: يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ. فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى. (رواه مسلم)

Artinya: "Diriwayatkan dari Abu Dzar radliyallahu 'anh, dari Nabi Saw beliau bersabda: 'Ada infak (yang hendaknya dilakukan) atas seluruh tulang salah seorang dari kalian. Karena itu setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma'ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rakaat sholat Dhuha mencukupi semuanya itu'," (HR Muslim).

2. Menjadi sholat kaum awwabin

Keutamaan berikutnya adalah menjadi sholat kaum awwabin. Kaum awwabin adalah orang-orang nan pulang bertobat kepada Allah taala.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: لَا يُحَافِظُ عَلَى صَلَاةِ الضُّحَى إِلَّا أَوَّابٌ. قَالَ: وَهِيَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ. (رواه الحاكم وقال: هذا حديث صحيح على شرط مسلم)

Artinya: "Diriwayatkan dari AbuHurairahradliyallahu 'anh, dia berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak ada nan menjaga sholat Dhuha selain orang nan kembali kepada Allah dengan bertobat.' Rasulullah Saw bersabda: 'Sholat Dhuha adalah sholat orang-orang nan kembali kepada Allah dengan bertobat'," (HR al-Hakim dan dia berkata: "Ini sabda shahih sesuai syarat Imam Muslim).

3. Keutamaan khusus

Setiap dua rakaat dari sholat Dhuha mempunyai keistimewaan unik sesuai dengan nan diriwayatkan berikut.

عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: لَقِيتُ أَبَا ذَرٍّ، فَقُلْتُ: يَا عَمُّ اقْبِسْنِى خَيْرًا. فَقَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ كَمَا سَأَلْتَنِي فَقَالَ: إِنْ صَلَّيْتَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لَمْ تُكْتَبْ مِنَ الْغَافِلِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا أَرْبَعًا كُتِبْتَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا سِتًّا كُتِبْتَ مِنَ الْقَانِتِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا ثَمَانِيًا كُتِبْتَ مِنَ الْفَائِزِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا عَشْرًا لَمْ يُكْتَبْ لَكَ ذَلِكَ الْيَوْمَ ذَنْبٌ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهِ لَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ. ( رواه البيهقي)

Artinya: "Diriwayatkan dari Ismail bin Ubaidillah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata: 'Aku berjumpa dengan Abu Dzar radliyallahu 'anh, lampau berkata: 'Wahai Paman, beritahukanlah diriku pada suatu kebaikan.' Lalu dia menjawab: 'Aku bertanya kepada Rasulullah Saw sebagaimana Kamu bertanya kepadaku. Lalu beliau bersabda: 'Bila Kamu shaoat Dhuha dua rakaat maka tidak bakal dicatat sebagai bagian dari kaum nan lalai; jika Kamu sholat Dhuha empat rakaat maka bakal dicatat sebagai bagian dari kaum nan melakukan baik; jika Kamu sholat Dhuha enam rakaat maka bakal dicatat sebagai bagian dari kaum nan taat; jika Kamu sholat Dhuha delapan rakaat maka bakal dicatat sebagai bagian dari kaum nan beruntung; jika Kamu sholat Dhuha 10 rakaat maka pada hari itu tidak bakal dicatatkan dosa bagimu; dan jika Kamu sholat Dhuha 12 rakaat maka bakal dibangunkan untukmu sebuah rumah di surga'," (HR al-Baihaqi).

Itulah tata langkah sholat Dhuha dan keutamaannya nan bisa Anda laksanakan. Semoga bermanfaat.

(via/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru