slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Taud Gugat Kapolda Metro Ke Pn Jaksel Terkait Kasus Andrie Yunus

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendaftarkan permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengenai penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

Praperadilan diajukan lantaran proses investigasi di Polda Metro Jaya dianggap buntu alias mandek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam permohonan ini, kami menarik Kapolda Metro Jaya dan juga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai Termohon," ujar Kepala Bidang Advokasi LBH Jakarta, Alif Fauzi Nurwidiastomo, di PN Jakarta Selatan, Rabu (29/4), sebagaimana dikutip dari akun IG LBH Jakarta.

Polisi sempat melakukan investigasi kasus penyiraman air keras terhadap Andrie dengan laporan model A. Namun, proses itu berakhir ketika polisi melimpahkan penanganan kasus ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

TAUD sebagai kuasa norma Andrie menyebut tidak pernah menerima pemberitahuan resmi mengenai pelimpahan tersebut.

"Mekanisme Praperadilan ini kita menguji sebenarnya apa nan dilakukan oleh Polda Metro Jaya itu serius alias enggak ya mengenai dengan perkara ini, lantaran dalam KUHAP kita tidak mengenal adanya pelimpahan antar-instansi," kata Pengacara Publik LBH Jakarta, Nabil Hafizhurrahman.

Dia memandang semestinya proses investigasi di Polda Metro Jaya tetap melangkah dan kasus penyiraman air keras bisa diadili di peradilan umum alih-alih peradilan militer.

"Ini kita menguji dari apa tindak tanduk Polda Metro Jaya terhadap kasus ini," tandasnya.

Saat ini terdapat dua laporan mengenai kasus penyiraman air keras terhadap Andrie nan tengah bergulir di Polda Metro Jaya.

Laporan pertama adalah model A nan diajukan kepolisian tak lama setelah peristiwa penyiraman air keras terjadi.

Sedangkan laporan kedua merupakan laporan model B nan diajukan TAUD ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Akan tetapi, laporan model B tersebut dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Adapun Pengadilan Militer II-08 Jakarta sudah menggelar persidangan pembacaan surat dakwaan terhadap empat terdakwa nan merupakan personil BAIS TNI pada Rabu, 29 April 2026.

Para terdakwa tersebut adalah Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka.

Mereka didakwa melakukan penganiayaan berat dengan air keras terhadap Andrie. Motifnya, para terdakwa disebut jengkel dengan Andrie nan diklaimnya telah melecehkan lembaga TNI.

Tindakan Andrie nan disebut membikin para terdakwa dendam adalah ketika dia berbareng sejumlah masyarakat sipil lain menginterupsi jalannya rapat pembahasan Revisi UU TNI di Hotel Fairmont pada Maret 2025 lalu.

(ryn/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru