Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah menetapkan bea masuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen sebagai upaya menekan biaya operasional maskapai penerbangan nasional di tengah lonjakan harga avtur global.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan tersebut diharapkan memberi ruang efisiensi bagi maskapai dalam menjaga keberlanjutan usaha.
"Kami mengapresiasi kebijakan penghapusan bea masuk suku cadang pesawat, lantaran ke depan diharapkan dapat mengurangi beban biaya operasional maskapai," ujar Dudy dalam konvensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengungkapkan, sebelumnya biaya masuk suku cadang pesawat mencapai sekitar Rp500 miliar per tahun. Dengan penghapusan tersebut, maskapai diharapkan mempunyai elastisitas lebih dalam mengelola biaya operasional.
Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah merespons tekanan global, khususnya kenaikan nilai avtur nan membebani industri penerbangan nasional.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara daya saing industri penerbangan dan keterjangkauan nilai tiket bagi masyarakat.
Dudy menilai, selain menekan biaya, kebijakan ini juga diharapkan mendukung keberlanjutan industri penerbangan nasional dalam jangka menengah.
"Harapannya kebijakan ini bisa mendukung keberlanjutan industri penerbangan nasional dan tetap menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
(lau/pta)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·