CNN Indonesia
Selasa, 14 Apr 2026 05:00 WIB
Tiket aktivitas lelang lukisan Picasso nan berbobot lebih dari Rp17,1 miliar bakal dijual hanya 100 euro alias setara dengan Rp2 juta. (© Picasso Estate, Paris, 2025 via 1picasso100euros.com)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tiket aktivitas lelang lukisan Picasso nan berbobot lebih dari US$1 juta alias Rp17,1 miliar (US$1=Rp17.121) di Paris, Prancis, bakal dijual hanya 100 euro alias setara dengan Rp2 juta (1 euro=Rp20.005).
Tiket undian aktivitas nan berjudul 1 Picasso for 100 euros tersebut bakal menawarkan kesempatan kepada peserta untuk membawa pulang lukisan gouache karya Picasso pada 1941, Tête de Femme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini berbobot lebih dari US$1 juta, jadi ini bakal menjadi bingkisan nan betul-betul luar biasa," ujar cucu sang seniman, Olivier Widmaier Picasso, sebagaimana diberitakan CNN pada Sabtu (11/4).
Acara 1 Picasso for 100 euros ini awalnya pertama kali digelar pada 2013 dan aktivitas nan bakal dihelat pada 14 April 2026 waktu Paris adalah aktivitas ketiga kalinya dari kampanye tersebut.
Kali ini, panitia menyediakan 120 ribu tiket bagi visitor nan berkeinginan membeli karya guas alias teknik cat air tahun 1941 nan diciptakan Picasso di tengah kecamuk Perang Dunia II.
Olivier menegaskan bahwa seluruh hasil penjualan tiket bakal didonasikan kepada Alzheimer's Research Foundation guna mendukung riset klinis mengenai penyakit Alzheimer di seluruh Eropa.
Menurut Olivier, kakeknya bakal sangat mendukung proyek ini mengingat sifatnya nan selalu terbuka pada hal-hal baru.
"Kakek saya adalah seorang perintis. Saya rasa dia bakal sangat tertarik berperan-serta dalam metode baru seperti ini. Jika hidup hari ini, dia mungkin bakal tertarik pada teknologi video alias kepintaran buatan (AI)," katanya.
Pemenang lelang nantinya bakal mempunyai kewenangan penuh atas lukisan tersebut. Olivier menyatakan pemilik baru bebas untuk menyimpannya sebagai koleksi pribadi, meminjamkannya ke museum, alias menjualnya kembali di pasar seni.
Lukisan Tête de Femme mempunyai dimensi tinggi 15 inci dan lebar 10 inci. Mahakarya ini dibuat di studio nan sama dengan tempat Picasso melahirkan lukisan legendarisnya, Guernica. Saat itu, Paris sedang berada di bawah pendudukan Jerman.
Galeri Opera, nan menyumbangkan karya tersebut, menjelaskan bahwa lukisan ini menggunakan style Kubis unik Picasso dengan distorsi wajah dalam nuansa warna abu-abu.
Karya ini disebut mencerminkan momen introspeksi dan konsentrasi mendalam sang maestro di tengah masa susah perang.
Hingga saat ini, karya-karya Pablo Picasso tetap menjadi primadona di pasar seni global. Lukisannya nan berjudul Les Femmes d'Alger (Version 'O') mencetak rekor dengan nilai jual mencapai US$179 juta dalam lelang tahun 2015.
Sepanjang kariernya hingga wafat pada 1973, Picasso tidak hanya dikenal sebagai pelukis, tetapi juga pematung dan perintis aktivitas Kubis. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah seni abad ke-20.
Di antara karya-karyanya nan paling terkenal adalah proto-Kubis Les Demoiselles d'Avignon (1907) dan lukisan anti-perang Guernica (1937), penggambaran dramatis dari pengeboman Guernica oleh angkatan udara Jerman dan Italia selama Perang Saudara Spanyol.
(gis/end)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·