Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, mau Finalissima yang mempertemukan Spanyol vs Argentina digelar di Stadion Monumental setelah menolak Santiago Bernabeu.
Duel Finalissima nan mempertemukan juara Piala Eropa dengan Piala Dunia terancam batal setelah Tapia menolak Santiago Bernabeu sebagai pengganti Lusail pada 27 Maret nanti.
Semula Finalissma bakal digelar di Stadion Lusail, Qatar. Namun lantaran bentrok di Timur Tengah kian memanas, pertandingan itu kudu ditunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) kemudian mengusulkan Bernabeu sebagai pengganti Lusail, bakal tetapi AFA keberatan. Penolakan AFA itu berpotensi membikin Finalissima batal digelar.
Tidak mau ketinggalan dengan RFEF, AFA juga bergerak mencari venue nan ideal. Tapia sampai menggelar pertemuan dengan Presiden Conmebol, Alejandro Dominguez, guna membahas venue Finalissima ini.
Belakangan, Tapia mengusulkan markas River Plate, Stadion Monumental, sebagai venue nan dianggap cocok untuk Finalissima.
"Spanyol mau itu (Finalissima) dimainkan di sana (Santiago Bernabeu) dan saya mau itu dimainkan di Monumental," ujar Tapia dikutip dari One Football.
Akan tetapi, asa AFA menggelar Finalissima di Monumental juga bisa kandas lantaran serangkaian konser AC/DC di stadion tersebut. AC/DC diklaim tampil tiga kali pada akhir Maret nanti, termasuk untuk tanggal 27 Maret.
Melihat kondisi tersebut, rencana Finalissima dimainkan di Argentina pada periode tersebut praktis dikesampingkan.
Sebagai pengganti adalah, memindahkan Finalissima berdekatan dengan Piala Dunia 2026, ialah pada awal Juni mendatang.
[Gambas:Video CNN]
(sry/sry)
Add
as a preferred source on Google
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·