Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Honda Team Asia Veda Ega Pratama membidik hasil positif di Moto3 Spanyol 2026 setelah sebelumnya mengalami crash dan kandas finis di GP Amerika Serikat.
Balapan Moto3 Spanyol di Sirkuit Jerez menjadi penanda dimulainya fase balapan Eropa setelah jarak tiga pekan.
Kini, Veda Ega mengaku sudah tidak sabar mengikuti balapan di Sirkuit Jerez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah jarak tiga pekan. Ini adalah periode nan baik untuk mengatur ulang, berlatih, dan mempersiapkan diri untuk fase selanjutnya dari musim ini," kata Veda Ega melalui keterangan pers nan diterima CNNIndonesia, Kamis (23/4).
"Setelah apa nan terjadi di Austin, tentu saja saya mau melupakan kejadian itu dan konsentrasi untuk meraih hasil bagus di Jerez," ujar Veda menambahkan.
Veda Ega sebenarnya sempat bersaing berbareng lima pembalap terdepan di GP Amerika Serikat, namun dia mengalami crash dan kandas menyelesaikan balapan.
"Saya tahu kami mempunyai kecepatan nan bagus di balapan terakhir, jadi sekarang targetnya adalah tampil lebih konsisten dan menyelesaikan balapan," ujarnya.
Veda Ega Pratama jadi salah sau pembalap nan menyita perhatian pada Moto3 2026. Pasalnya, ranking ketiga pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 itu jadi salah satu debutan pada musim ini.
Saat ini Veda menempati posisi ketujuh klasemen Moto3 2026 dengan koleksi 27 poin. Veda Ega berjarak dua poin dari Adrian Fernandez nan ada di posisi keenam.
Sedangkan di ranking teratas, Maximo Quiles nan finis di posisi kedua Moto3 Amerika bisa mempertahankan posisi di ranking teratas. Quiles sekarang mengoleksi 65 poin, unggul 23 nomor dari Alvaro Carpe nan ada di ranking kedua.
[Gambas:Video CNN]
(jun/jun/rhr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·