Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan proses rekrutmen puluhan ribu pegawai untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dilakukan secara terbuka, gratis, dan tanpa jalur titipan.
Ia memastikan seluruh tahapan seleksi melangkah transparan di bawah koordinasi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
"Kami tegaskan, seluruh tahun ini tidak dipungut biaya apapun ya. Jadi tidak ada biaya apapun, tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak nan dapat menjamin kelulusan," ujar Zulhas dalam konvensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekrutmen ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui pembentukan Kopdes Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) nan sekarang mulai memerlukan sumber daya manusia dalam jumlah besar.
Zulhas menjelaskan pemerintah tengah membangun fondasi koperasi berbasis desa dan kelurahan dalam skala nasional. Hingga pertengahan tahun ini, jumlah koperasi nan ditargetkan terbentuk mencapai 30 ribu unit.
"Koperasi Desa Merah Putih, Insya Allah bulan Juni-Juli ini di atas 30 ribu. Nah, program nan utama sekarang sudah memerlukan sumber daya manusia," kata dia.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah membuka rekrutmen melalui Panselnas SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Rekrutmen dilakukan secara berjenjang dengan total kebutuhan mencapai sekitar 80 ribu orang.
Pada tahap awal, pemerintah membuka 35.476 susunan nan terdiri dari 30 ribu posisi manajer koperasi desa/kelurahan dan 5.476 pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Seluruh posisi bakal berstatus pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara untuk Kopdes Merah Putih dan PT Agrinas Jaladri Nusantara untuk KNMP.
"Rekrutmen sebagaimana dimaksud bakal dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama bakal dibuka sebanyak 35.476 formasi, totalnya kelak sekitar 80 ribu," ujarnya.
Pendaftaran resmi dibuka mulai 15 April hingga 24 April 2026 melalui kanal phtc.panselnas.go.id. Seleksi terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan, dengan pemisah usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.
[Gambas:Youtube]
Zulhas juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan nan mengatasnamakan rekrutmen tersebut, terutama nan meminta sejumlah biaya alias menjanjikan kelulusan.
"Bila ada pihak nan minta imbalan, kelak janji lulus, nah itu berfaedah nipu, bohong. Tidak ada, ikut saja, ikut seleksi secara adil," tegasnya.
Ia menambahkan seluruh proses seleksi hanya dilakukan melalui satu kanal resmi dan tidak melibatkan jalur lain, baik melalui kementerian maupun pihak tertentu.
Rekrutmen ini juga melibatkan beragam kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian BUMN, Kementerian PANRB, Kementerian Koperasi, hingga Badan Kepegawaian Negara guna memastikan proses melangkah cepat, tertib, transparan, dan akuntabel.
(del/pta)
Add
as a preferred source on Google
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·