slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

3 Doa Agar Hujan Berhenti: Bacaan Lengkap Arab, Latin, Dan Artinya

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan merupakan salah satu corak rahmat dan karunia nan Allah Swt turunkan untuk seluruh makhluk-Nya.

Namun, hujan yang turun terus-menerus dapat menghalang aktivitas sehari-hari apalagi menimbulkan musibah seperti banjir dan longsor.

Dalam situasi seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk tetap bersikap tawakal dengan memohon pertolongan kepada Allah Swt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu ikhtiar nan dapat dilakukan adalah membaca doa agar hujan berakhir sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

Dengan membaca angan agar hujan berhenti, umat Islam berambisi cuaca kembali berkawan sehingga aktivitas dapat melangkah dengan kondusif dan lancar. Dalam aliran Islam, segala corak perubahan alam terjadi atas kehendak Allah Swt.

Oleh karena itu, ketika hujan turun terlalu lebat dan berpotensi menimbulkan mudarat, umat Islam dianjurkan untuk bermohon agar hujan dialihkan alias dihentikan.

Dikutip dari NU Online dan beragam sumber lainnya, berikut referensi angan agar berakhir komplit dengan Arab, latin, dan artinya.

1. Doa agar hujan berhenti

Doa agar hujan berakhir ini merupakan angan nan dibaca langsung oleh Rasulullah Saw sebagaimana diriwayatkan dalam sabda sahih. Dikisahkan bahwa ketika Rasulullah Saw sedang menyampaikan khotbah Jumat, seorang sahabat datang mengadu lantaran hujan deras telah berjalan selama enam hari.

Hujan tersebut menyebabkan kerusakan kekayaan benda, jalan terputus, dan menakut-nakuti keselamatan hewan ternak. Mendengar perihal tersebut, Rasulullah Saw kemudian memanjatkan angan agar hujan dialihkan ke tempat lain nan lebih membutuhkan.

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا اَللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُوْنِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ.

Allaahumma hawaalainaa wa laa 'alainaa. Allaahumma 'alal aakaami wazh-zhiraabi, wa buthuunil audiyati wa manaabitisy syajar.

Artinya: "Ya Allah, hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah, berilah hujan ke daratan tinggi, beberapa anak bukit dasar lembah, dan beberapa tanah nan menumbuhkan pepohonan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Anas bin Malik RA menceritakan bahwa setelah Rasulullah Saw membaca angan ini, hujan nan sebelumnya turun deras pun berhenti. Kisah ini menjadi dalil kuat bahwa angan agar hujan berakhir merupakan angan nan diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad Saw.

2. Doa minta hujan dan petir berhenti

Ketika hujan disertai petir nan menggelegar, suasana sering kali menjadi mencekam dan menimbulkan rasa takut. Dalam kondisi tersebut, Rasulullah Saw menganjurkan umat Islam untuk mengingat kebesaran Allah Swt dengan membaca angan berikut.

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ.

Subhaanalladzii yusabbihur ra'du bi-hamdihi, wal-malaa-ikatu min khiifatih.

Artinya: "Mahasuci Allah nan halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para Malaikat, lantaran takut kepada-Nya." (Al-Adab Al-Mufrad no. 120)

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Zubair, ketika mendengar bunyi petir, menghentikan aktivitasnya dan langsung membaca angan ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa petir bukan sekadar kejadian alam, melainkan tanda kekuasaan Allah Swt yang patut diiringi dengan zikir dan doa.

3. Doa agar hujan dan angin kencang berhenti

Dalam kondisi tertentu, hujan turun disertai angin kencang nan dapat membahayakan keselamatan. Atap rumah dapat rusak, pohon tumbang, dan aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

Oleh lantaran itu, Rasulullah Saw mengajarkan umat Islam untuk memanjatkan angan memohon kebaikan dan perlindungan dari keburukan angin.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا

Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa a'uudzu bika min syarrihaa

Artinya: "Ya, Allah, sesungguhnya saya minta kepada-Mu kebaikan angin ini, dan saya berlindung kepada-Mu dari kejelekannya." (HR. Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Doa ini menegaskan sikap seorang Muslim nan senantiasa berambisi kebaikan dari setiap ketetapan Allah Swt serta memohon perlindungan dari segala potensi bahaya.

Dengan membaca angan agar hujan berakhir disertai angin kencang, seorang muslim menyerahkan keselamatan dirinya sepenuhnya kepada Allah Swt.

Demikian kumpulan angan agar hujan berakhir nan dapat diamalkan umat Islam dalam beragam kondisi, baik saat hujan lebat, angin kencang, maupun petir menggelegar.

Semoga setiap angan nan dipanjatkan dikabulkan dan hujan nan turun senantiasa membawa keberkahan, bukan musibah. 

(gas/juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru