Jakarta, CNN Indonesia --
Hari Lahir Pancasila biasanya diperingati dengan membacakan pidato nan penuh semangat. Berikut beberapa contoh pidato Hari Lahir Pancasila 1 Juni nan bisa Anda bacakan.
Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila berasas Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016. Tiap tahun, seremoni Hari Pancasila mempunyai tema dan logo nan berbeda-beda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tahun 2025, peringatan Hari Pancasila ke-80 mempunyai tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya" dengan logo Burung Niskala Hema. Oleh lantaran itu, jika Anda beriktikad untuk membikin pidato, pastikan untuk memakai tema tersebut.
Dihimpun dari beberapa sumber, berikut contoh pidato seremoni Hari Pancasila ke-80 nan bisa Anda bacakan alias sebagai referensi untuk menulis pidato Hari Lahir Pancasila.
1. Semangat Kuat dan Suci
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua.
Hari ini, kita memperingati Hari Lahir Pancasila dengan penuh semangat dan harapan. Burung Niskala Hema dipilih menjadi simbol Hari Lahir Pancasila di tahun 2025 ini.
Burung Niskala Hema melambangkan kekuatan suci nan tertanam dalam sanubari bangsa. Ia mencengkeram erat pilar-pilar nilai nan kokoh, sama seperti semangat Pancasila nan mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia dalam keberagaman.
Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi ideologi nan hidup dalam pikiran, perbuatan, dan jiwa setiap anak bangsa. Dengan memperkokoh Pancasila, kita membangun fondasi kuat menuju Indonesia Raya, ialah negara Indonesia nan adil, makmur, dan berdaulat.
Maka dari itu, mari terus rawat persatuan, tegakkan keadilan, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam momentum nan sangat berhistoris ini, saya membujuk komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu-membahu mengamalkan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dirgahayu Pancasila!
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
2. Niskala Hema, Simbol Indonesia Emas
Selamat pagi dan salam Pancasila!
Hari ini kita menyambut Hari Lahir Pancasila dengan simbol baru: Burung Niskala Hema. Niskala berfaedah kuat dan tak terlihat, sedangkan Hema berfaedah emas.
Ia mengingatkan kita bahwa nilai-nilai Pancasila tak selalu kasat mata, tapi mengakar kuat dalam setiap langkah kita sebagai bangsa. Seperti emas, Pancasila adalah warisan paling berharga. Ia menjadi kompas moral dan arah pembangunan bangsa.
Dengan memperkokoh ideologi ini, kita sedang melangkah menuju cita-cita besar: Indonesia Raya nan berdaulat, adil, dan sejahtera. Memperkokoh Pancasila adalah memperkuat jati diri bangsa. Kita semua punya peran, mulai dari rumah, sekolah, kantor, hingga pemerintahan.
Pancasila adalah lima nilai dasar luhur nan ada sejak dahulu. Di tiap sila Pancasila mempunyai nilai-nilai nan dapat dijadikan pedoman penduduk negara Indonesia.
Mari kita jaga semangat gotong royong, keadilan sosial, dan kemanusiaan nan setara dan beradab. Mari kita saling bersikap santun tanpa adanya permusuhan dan kebencian, saling menghormati, saling toleransi, dan bahu-membahu demi kemajuan bangsa tercinta Indonesia.
Sebelum pidato ini berakhir, saya mau mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita Indonesia, kita Pancasila, semua Indonesia, semua Pancasila.
Demikian pidato nan dapat saya sampaikan di Hari Lahir Pancasila ini. Mohon maaf andaikan ada kesalahan dalam penyampaian.
3. Menyatukan dalam Ketidakterlihatan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam tenteram dan sejahtera,
Pancasila, meski tak selalu tampak, tetapi datang dalam setiap tindakan kita. Seperti makna "Niskala", nan tak terlihat tetapi kuat. Pancasila mengikat hati-hati kita dalam satu tujuan: Indonesia Raya.
Burung Niskala Hema merupakan lambang peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 ini. Burung Niskala Hema menyimbolkan kekuatan jiwa bangsa. Cengkeramannya pada pilar kebangsaan mencerminkan tekat untuk tidak goyah dalam menghadapi tantangan zaman.
Pancasila kudu senantiasa kita jiwai agar menjadi ideologi nan bekerja, nan dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain itu, kita juga perlu meneladani karakter para pemimpin rakyat Indonesia, yang tercermin dari etika dan juga integritas.
Mari kita membangun masyarakat nan sadar dan peduli bakal pentingnya persatuan dan kesatuan. Masyarakat nan peduli bakal nasionalisme. Mari terus kobarkan semangat Pancasila dan berbareng membangun Indonesia, karena Pancasila menyatukan kita semua. Dirgahayu Pancasila, Jayalah Indonesiaku!
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
4. Pilar Indonesia Raya
Selamat siang dan salam kebangsaan,
Pada Hari Lahir Pancasila 2025 ini, Burung Niskala Hema dipilih menjadi lambang. Ia adalah burung nan kuat, agung, dan mencengkeram pilar-pilar harapan.
Burung Niskala Hema bukan sekadar lambang, tetapi pengingat bahwa Pancasila adalah fondasi tak tergoyahkan bagi Indonesia.
Dengan semangat "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya", kita diingatkan bakal pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata.
Ideologi Pancasila mengajarkan sikap toleran, keberanian, dan menghargai perbedaan. Toleransi, persatuan, dan gotong-royong merupakan kunci untuk membangun bangsa nan kokoh dan menciptakan bumi nan tenteram dan sejahtera.
Jangan biarkan perbedaan memecah belah. Mari berasosiasi dalam keadilan, toleransi, dan semangat gotong royong. Indonesia Raya hanya bisa terwujud jika kita kokoh berdiri di atas nilai-nilai luhur Pancasila.
Demikian pidato nan dapat saya sampaikan di Hari Lahir Pancasila ini. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian.
Dirgahayu Pancasila. Majulah Indonesiaku!
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam Pancasila!
Hari ini, bangsa Indonesia mengenang hari lahir ideologi pemersatu kita: Pancasila. Di tahun 2025, Burung Niskala Hema dipilih sebagai lambang burung nan mencerminkan kekuatan dalam keheningan, dan kejayaan dalam nilai-nilai Pancasila.
Niskala berfaedah tak kasat mata, tapi datang dan kokoh. Hema berfaedah emas-berharga, indah, dan abadi. Inilah gambaran Pancasila dalam kehidupan kita: bukan hanya kata, tapi kekuatan hidup nan membentuk karakter bangsa.
Dengan memperkokoh Pancasila, kita sedang menapaki jalan menuju Indonesia Raya: negara nan besar, mulia, dan sejahtera. Mari kita perjuangkan visi Indonesia 2045 dan terus jaga nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata.
Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia nan maju, adil, makmur, dan berkarisma di kancah dunia.
Selamat Hari Lahir Pancasila!
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Demikian adalah kumpulan contoh pidato Hari Lahir Pancasila. Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila 2025!
(sac/juh)
[Gambas:Video CNN]
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·