Jakarta, CNN Indonesia --
Mengungkapkan kasih sayang kepada ibu dapat dilakukan melalui beragam cara, salah satunya melalui puisi Hari Ibu nan sarat makna dan emosi.
Tradisi memberikan puisi di momen Hari Ibu menjadi pilihan banyak orang lantaran bentuknya sederhana tapi begitu menyentuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut contoh puisi Hari Ibu untuk mengungkapkan cinta dan terima kasih kepada ibu.
Menulis alias memberikan puisi Hari Ibu bukan sekadar rangkaian kata nan indah, melainkan sebuah corak penghargaan mendalam atas peran ibu dalam kehidupan anak-anaknya.
Ibu adalah sosok nan memberikan kasih sayang tanpa syarat, mendampingi di setiap proses tumbuh, serta menjadi sumber kekuatan dalam beragam situasi.
Melalui puisi, seseorang dapat mengungkapkan pesan nan susah disampaikan melalui percakapan sehari-hari. Bagi mereka nan tidak terbiasa menulis puisi, mencari inspirasi dapat menjadi tantangan tersendiri.
Namun, dengan contoh-contoh puisi Hari Ibu nan tepat, Anda dapat menemukan ungkapan nan paling cocok untuk menggambarkan emosi tulus kepada sosok ibu tercinta.
Melansir dari kitab Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa (2021) karya Dahlia Damayanti Sholikhah, berikut kumpulan puisi Hari Ibu nan bisa dijadikan referensi.
Contoh puisi 1
IBU
Karya Sulistiyani
Peluh keringat tak terbayar
Kasihmu sepanjang masa
Ibu,
Kau lah malaikat tak bersayapku
Ibu,
Kaulah ratu tak bermahkotaku
Di kembali kakimu ada surga untukku
Sembilan bulan kau mengandungku
Aku adalah harapanmu
Seorang bayi mini nan kau rawat dengan kasih sayangmu
Kau tak pernah mengenal lelah
Kau tak pernah mengenal menyerah
Kau hadapi tantangan dan kesulitan dalam membesarkan ku
Ibu, kau seumpama kedua kakiku
Tanpamu saya tak bisa melangkah
Tanpamu saya tak tahu arah
Banyak waktu nan kau berikan untukku
Banyak perihal nan kau lakukan untukku
Rupiah tak bisa bayar jasamu
Kaulah ibu terbaik bagiku
Ibu, anak mu ini mungkin sering menentang perkataanmu
Contoh puisi 2
IBU
Karya Dody Satria
Ibu.. Pemilik kasih kekal dalam hidupku
Pemilik kesabaran tanpa diatur waktu
Pemilik ketulusan nan tak bakal berlalu
Ibu..Ketahuilah,Berjuta kata cinta mau ku ungkap untukmu
Bermiliar kasih mau ku curah untukmu
Begitu banyak kata-kata manis nan mau ku sampaikan
Tapi... saya tetap membisu
Ibu.. Mungkin saya tak pandai menyusun kata bagus untukmu
Mungkin saya tak setiap detik memberi ucapan manis untukmu
Mungkin saya tak setiap waktu menyalurkan senyum bagus untukmu
Tapi... percayalah
Tanpa saya mengumbar kata cintaku,
Setiap debar dan detik ku selalu ku ucap angan terbaik untukmu, malaikatku.
Contoh puisi 3
Malaikat Tanpa Sayap
Karya Angelia Arum Arizana
Bidasan dirgantara menodong sebuah mata tua
Menaruh aksentuasi pada wanita nan memarut muka
Turut larat membeliak dedikasi kepada putra-putrinya
Memeras keringat dan senantiasa mengurut dada
Sudah serasa bahara nan teramat biasa bagi dirinya
Durjana bumi telah menyulih resistansi raga
Menguruk cua menjadi kentara derana nan menyatukan kalbu
Melegar pekerjaan menyerak sang pembela barga
Tanpa basa lama mencerup sumbu mengggebu-gebu
Dia laksana pelita pada ketaksaan jiwa
Senandungnya kekal merajai hati gembira
Sosoknya bisa memberus sorotan seluruh pemirsa
Tertawan segala kiprah nan kejat berjibaku
Malaikat tak bersayap, kupanggil dia dengan julukan ibu
Contoh puisi 4
Syair untuk Ibu
Karya Amelia Zelianti
Ibu setiap rintikkan air matamu
Menyadarkan diriku atas perbuatanku
Pengorbanan nan telah kau berikan untukku
Selalu ku kenang sepanjang hidupku
Di bawah redupnya pelita malam
Ku rebahkan kepalaku di pangkuanmu
Aku merasakan hati nan penuh ketenangan
Lewat rayuan hangat tangan halusmu
Ibu
Kaulah jantung dan hatiku
Darahmu mengalir deras di tubuhku
Semua tentang lukamu terikat di batinku
Kutuliskan syair ini untukmu ibu
Dengan bait nan langsung terhubung denganmu
Dikiasi oleh goresan pena nan indah
Syair ini bakal selalu mewarnai hidupmu
Contoh puisi 5
Puisi Ibu
Karya Yolla Shintya
Ibu...Kamulah nan melahirkanku
Yang merawatku
Dari saya mini hingga sekarang
Meskipun saya nakal
Dirimu tetap sabar
Dan sayang kepadaku
Kasih sayang Ibu
Tidak ada nan bisa menggantikannya
Kesabaran Ibu nan sangat besar
Tidak bisa dilupakan
Doa Ibu nan tulus
Selalu mengiringi langkahku
Pengorbanannya tanpa batas
Tapi tidak bisa dibalas
Ibu...Nasehatmu bakal selalu ku dengar
Kasih sayangmu kepada diriku
Tidak bakal habis
Doaku untukmu Ibu...
Semoga selalu dalam lindungan Allah
Contoh puisi 6
Ibu
Karya Risqi Tananzayanti
Ibu...Ku kangen suaramu
Tiap pagi membelai pendengaranku
Sehangat mentari memeluk embun pagi
Kala saya merantau
Menuntut pengetahuan di kota nan aksa riuh ini
Kota nan penuh dengan temaram
Aku menumbuhkan karsa dan asa
Ketika alunan adzan subuh berkumandang
Dadaku sesak bu...
Rindu ini menghujam hati
Ingin saya berjumpa denganmu ibu
Senja sekarang begitu sigap berlalu
Hingga wajahmu menjadi keriput tersemai oleh asa
Di tepian nestapa dan lelah
Engkau adalah manusia nan paling tangguh
Kulah gunung
Yang bergelar lembut bagiku
Lara nan gempita mulai menindih
Tiada engkau berkeluh kesah
Contoh puisi 7
Bu, Ini Aku
Karya Veda Ratnaduhita
Bu, ini aku
Kening nan seketika hening saat kau landaskan kecupan lembut
Bu, ini aku
Pipi nan kau usapi saat hati meninggal terbalut kalut
Kau adalah rumah berarah nan mengasah kasih di celah ruangannya
Mempersilakan saya berdomisili di dalamnya
Kepada mu, capek masalahku dapat terbelah
Menyegah pecah deritaku dengan mengalah
Menaklukan seluk beluk menjadi peluk
Suram muram nya anakmu ini, kau tak segan membujuk
Seolah genggaman merubah sebuah gendongan
Di atas tangan tangan penuh kenangan
Tiap mantra nan terucap dari bibirmu membikin gugup ku tersingkir bu
Tanpa mu saya hanya sebutir debu di antara kalbu
Pundak nan selalu menjadi sandaran, busana nan basah tertetesi air mata
Ya, kasih sayang mu begitu nyata
Itulah beberapa contoh puisi Hari Ibu untuk mengungkapkan kasih sayang dan terima kasih. Semoga bermanfaat!
(gas/fef)
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·