Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah provinsi resmi menetapkan bayaran minimum provinsi (UMP) 2026 nan bakal menjadi referensi bayaran terendah bagi pemberi kerja.
Dari 38 provinsi di Indonesia, terdapat tujuh provinsi dengan UMP terendah tahun ini nan nominalnya bahkan tidak sampai Rp3 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, UMP 2026 tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar Rp5,72 juta. Sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat aktivitas ekonomi nasional, DKI Jakarta kembali menduduki posisi puncak sebagai wilayah dengan UMP terbesar.
Kemudian UMP tertinggi kedua diikuti dengan Papua Pegunungan Rp4,50 juta. Selanjutnya Papua Selatan Rp4,50 juta, kemudian Papua Rp4,43 juta.
Tiga provinsi di Papua masuk dalam lima besar UMP 2026 tertinggi lantaran biaya hidup mahal. Hal ini disebabkan lantaran biaya logistik nan tinggi lantaran belum meratanya infrastruktur.
Dilansir dari CNBC Indonesia, Kebutuhan hidup layak (KHL) di Papua mencapai Rp5,3 juta.
Provinsi dengan UMP terendah 2026
Berikut daftar provinsi di Indonesia dengan UMP terendah 2026.
- Bengkulu: Rp2.827.250, naik 5,89%
- Nusa Tenggara Barat (NTB): Rp2.673.861, naik 2,73%
- Nusa Tenggara Timur (NTT): Rp2.455.898, naik 5,45%
- Jawa Timur: Rp2.446.881, naik 6,11%
- DI Yogyakarta: Rp2.417.495, naik 6,78%
- Jawa Tengah: Rp2.327.386, naik 7,28%
- Jawa Barat: Rp2.317.601, naik 5,77%
Demikian tujuh provinsi dengan UMP terendah tahun 2026. UMP 2026 Jawa Barat sebesar Rp2.317.601 per bulan menjadikannya nan terendah secara nasional.
(fef)
[Gambas:Video CNN]
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·