slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

8 Contoh Cerita Inspiratif Yang Menarik, Pengertian Dan Strukturnya

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Cerita inspiratif merupakan bentuk narasi nan mempunyai tujuan untuk memberi inspirasi kebaikan kepada banyak orang nan membaca alias mendengarnya.

Ada banyak contoh cerita inspiratif, seperti kisah B. J. Habibie, Laskar Pelangi, Merry Riana, dan lain sebagainya. Cerita-cerita tersebut umumnya mempunyai struktur unik nan membuatnya beda dari cerita umumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut pengertian, struktur, serta contoh kisah inspiratif nan dapat dipelajari untuk lebih memahaminya.

Pengertian dan struktur cerita inspiratif

Sebelum membaca contoh cerita inspiratif, krusial untuk mengetahui penjelasan dan struktur dari cerita inspiratif.

Merujuk buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, cerita inspiratif adalah corak narasi nan lebih bermaksud memberi inspirasi kebaikan kepada banyak orang.

Cerita nan baik dapat menggugah perasaan, memberi kesan nan mendalam apalagi dalam tingkat nan lebih tinggi bisa membikin seseorang berjanji pada dirinya untuk menjadi seperti nan dibacanya.

Ada lima struktur cerita inspiratif, yakni:

  1. Orientasi: Pengantar cerita
  2. Perumitan peristiwa: Kisah tokoh dan peristiwa menuju ke puncak cerita alias konflik
  3. Komplikasi: Puncak cerita, tempat kisah nan menjadi inspirasi
  4. Resolusi: Peristiwa menyadarkan tokoh tentang kebaikan
  5. Koda: Penutup cerita berisi konklusi dan pesan moral

Contoh kisah inspiratif nan menarik

Melansir dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Tim Ganesha Operation dan beragam sumber lainnya, berikut adalah contoh kisah inspiratif nan menarik beserta strukturnya:

1. "Langkah Kecil Pak Darto"

Orientasi:
Pak Darto adalah seorang pensiunan pembimbing SD nan tinggal di desa terpencil. Sejak pensiun, dia mengisi waktu dengan bertani dan membantu penduduk sekitar.

Perumitan masalah:
Suatu hari, sekolah tempat dia dulu mengajar nyaris ditutup lantaran kekurangan murid. Banyak anak berakhir sekolah lantaran akses susah dan kurangnya motivasi.

Komplikasi:
Pak Darto merasa terpanggil. Meski sudah tua dan tak lagi digaji, dia mulai mengajar anak-anak di rumahnya. Ia apalagi menjemput mereka satu per satu.

Resolusi:
Usahanya menarik perhatian penduduk dan media. Pemerintah pun membangun jalan baru dan memperbaiki akomodasi sekolah.

Koda:
Kini, sekolah itu kembali ramai. Pak Darto membuktikan bahwa satu langkah mini bisa membawa perubahan besar.

2. "Mimpi di Tengah Ladang Garam"

Orientasi:
Rina adalah anak petani garam di Madura. Sejak kecil, dia bercita-cita menjadi dokter, meski keluarganya miskin.

Perumitan masalah:
Ayahnya sakit dan tidak bisa bekerja. Rina kudu membantu di ladang garam sepulang sekolah. Ia nyaris putus asa dan berpikir untuk berakhir sekolah.

Komplikasi:
Namun, seorang pembimbing memandang potensinya dan membantu mencarikan beasiswa. Rina kudu pergi ke Surabaya seorang diri.

Resolusi:
Dengan tekat dan kerja keras, Rina lulus dari fakultas kedokteran dan kembali ke desanya untuk membuka klinik gratis.

Koda:
Rina membuktikan bahwa asal punya mimpi dan semangat, tidak ada nan mustahil.

3. "Warung Kopi di Sudut Kota"

Orientasi:
Andi, mantan narapidana kasus pencurian, mau memperbaiki hidup setelah keluar dari penjara.

Perumitan Masalah:
Namun, tak ada nan mau mempekerjakannya. Ia mengalami diskriminasi dan nyaris kembali ke jalan lama.

Komplikasi:
Dengan duit pinjaman dari sahabat lamanya, Andi membuka warung kopi kecil. Awalnya sunyi dan sering dicemooh.

Resolusi:
Ia terus berinovasi-membuat kopi racikan sendiri dan mengadakan obrolan mingguan. Warungnya mulai ramai dan menjadi tempat favorit anak muda.

Koda:
Warung kopi itu sekarang menjadi simbol perubahan. Andi membuktikan bahwa masa lampau tak menentukan masa depan.

4. "Sang Penjahit nan Terbang ke Paris"

Orientasi:
Maya, penjahit rumahan dari Bandung, biasa menjahit baju pesanan penduduk sekitar dengan mesin jahit peninggalan ibunya.

Perumitan Masalah:
Suatu hari, suaminya di-PHK, dan Maya menjadi tulang punggung keluarga.

Komplikasi:
Maya mulai menjual desainnya di media sosial. Salah satu kreasi viral dan menarik perhatian desainer dari Prancis.

Resolusi:
Ia diundang mengikuti arena mode di Paris. Maya sempat ragu lantaran belum pernah ke luar negeri, tapi didorong keluarga, dia berangkat.

Koda:
Kini Maya memiliki merek busana sendiri dan memberdayakan ibu-ibu penjahit di kampungnya. Dari rumah kecil, dia menembus panggung dunia.

5. "Pelita di Tengah Banjir"

Orientasi:
Bayu adalah siswa SMA nan tinggal di wilayah rawan banjir di Semarang.

Perumitan Masalah:
Suatu malam, banjir besar melanda. Rumah-rumah terendam, listrik padam, dan akses pendidikan terhenti.

Komplikasi:
Alih-alih menyerah, Bayu mengumpulkan anak-anak di musala untuk belajar menggunakan senter dan lilin. Ia salin materi dari kitab dan mengajar adik-adik kelasnya.

Resolusi:
Aksinya viral. Ia diberi penghargaan oleh pemerintah wilayah dan menerima danasiwa penuh.

Koda:
Bayu membuktikan bahwa semangat belajar tak bisa dipadamkan air sebesar apa pun.

6. "Kata-Kata nan Meninggalkan Luka"

Ada seorang anak laki-laki nan cerdas, berbakat, dan rupawan. Namun, dia sangat egois dan mudah marah sehingga tidak ada nan mau menjadi temannya. Ketika marah, dia mengumbar kata-kata nan menyakitkan kepada orang-orang di sekitarnya.

Orang tua sang anak sangat resah dengan anaknya nan mudah marah itu. Mereka berpikir apa nan kudu dilakukan untuk mengubah anaknya. Suatu hari, sang ayah mendapat ide, dia memanggil anaknya dan memberi palu serta sekantong paku kepada anaknya.

"Setiap Anda marah, ambil paku dan tancapkan ke pagar tua depan rumah kita sekeras mungkin," kata sang ayah anak itu.

Pagar kayu itu rupanya sangat keras, palu nan digunakan cukup berat. Namun lantaran anak itu begitu beringas, pada hari pertama dia sudah menancapkan 37 paku.

Hari demi hari, minggu demi minggu, jumlah paku nan ditancapkan makin lama makin berkurang. Setelah beberapa waktu, anak itu mulai mengerti bahwa menahan kemarahan itu lebih mudah daripada menancapkan paku ke pagar.

Kemudian, anak laki-laki itu tidak memerlukan palu dan paku. Ia telah belajar menahan kemarahan dengan baik. Lalu dia datang kepada ayahnya dan bercerita tentang keberhasilannya menahan amarah.

"Sekarang setiap saat, jika bisa menahan kemarahan dalam sehari, cabut paku nan sudah tertancap di pagar," ucap sang ayah.

Sekian waktu berlalu, sang anak bangga karena semua paku tercabut dan lenyap semuanya. Saat dia mendatangi ayahnya dan menceritakannya, dia menawarkan untuk merapikan dan merawat pagar.

"Kamu sudah berhasil, Nak, tetapi coba perhatikan lubang jejak paku itu. Pagar itu tidak bakal bisa menjadi seperti semula, lantaran sudah cacat.

Hal nan sama terjadi saat Anda menyakiti orang dengan ucapanmu. Kata-kata meninggalkan jejak luka di hati sama halnya lubang jejak paku di pagar.

Artinya, kita kudu memperlakukan setiap orang dengan rasa sayang dan hormat, karena meski telah memohon maaf dan dimaafkan, luka di hati tidak bakal pernah hilang.

7. "Kentang, Telur, dan Biji Kopi"

Seorang anak mengeluh kepada ayahnya bahwa hidupnya menderita. Dia capek terus berjuang setiap saat dan tidak tahu kudu gimana lagi. Masalah seperti tidak ada habisnya datang silih berganti. Satu masalah selesai, kemudian muncul lagi masalah lainnya.

Sang ayah, nan merupakan ahli masak, membawanya ke dapur. Ia mengisi tiga panci dengan air dan meletakkannya di atas api. Setelah air dalam ketiga panci itu mulai mendidih, dia meletakkan kentang di panci pertama, telur di panci kedua, dan serbuk kopi di panci ketiga.

Lalu duduk kembali dan menunggu tanpa berbicara sepatah kata kepada putrinya. Sang anak menggerutu dan menunggu dengan tidak sabar, menduga-duga nan dikerjakan ayahnya.

Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Dia mengambil kentang dan meletakkannya ke dalam mangkuk. Dia juga mengambil telur dan meletakkannya pada mangkuk. Selanjutnya dia mengambil rebusan air kopi dan dimasukkan ke dalam cangkir. Kemudian dia menoleh ke arah putrinya dan bertanya.

"Nak, apa nan Anda lihat?" tanya sang ayah.

"Kentang, telur, dan kopi," si anak dengan sigap menjawab.

"Lihat lebih cermat. Pegang kentang itu," kata ayahnya.

Sang anak melakukannya dan kentangnya sudah empuk. Lalu dia diminta mengupas telur nan telah keras dan matang direbus, dan menghirup aroma kopi nan wangi hingga membuatnya tersenyum.

"Ayah, apa maksud semua ini?" tanya si anak.

Sang ayah lampau menjelaskan bahwa kentang, telur, dan kopi menghadapi tantangan nan sama, ialah air mendidih. Namun masing-masing bereaksi berbeda.

Kentang nan keras setelah masuk ke dalam air mendidih berubah menjadi lembut dan lemah. Telur nan rapuh, nan hanya dilapisi cangkang tipis saat dimasukkan ke dalam air mendidih berubah isinya menjadi keras.

Sementara biji kopi nan digiling setelah dimasukkan ke dalam air mendidih berubah menjadi sesuatu nan baru.

"Yang mana kamu? Saat tantangan dan kesulitan mengetuk pintumu, gimana tanggapanmu? Apakah Anda kentang, telur, alias biji kopi?"

"Anakku, dalam hidup ini segala sesuatu terjadi di sekitar kita. Akan tetapi, kitalah nan menentukan bakal menjadi apa, menjadi lemah, lebih kuat, alias menjadi sesuatu nan baru. Kamu pilih mana?" tanya sang ayah.

8. "Semangat dan Kesetiakawanan"

Namanya adalah Yuni, usianya 13 tahun. Kisah hidup Yuni begitu menarik perhatian. Di usianya nan relatif sangat muda, anak dari Desa Pabuaran, kecamatan Majasari, ini sudah kudu menghadapi ujian hidup nan cukup berat.

Pada saat duduk di kelas empat SD, bagian bawah badannya mendadak lumpuh. Kakinya tidak bisa lagi menumpu tubuhnya. Sejak saat itu, kehidupan Yuni berubah drastis.

Yuni nan sebelumnya lincah, sekarang tidak bisa lagi melangkah kaki ke sekolah. Tongkat penyangga tidak juga dapat membantunya.

Namun, semangat juara pertama lomba MIPA se-Pandeglang ini tidak padam oleh keterbatasan fisik. Tiap hari dengan dibopong, dia tetap ke sekolah.

Ada dua kawan nan setia membantu menggendong Yuni di punggung mereka secara bergantian. Mereka adalah Yanti dan Dina, dua sahabat Yuni sejak kelas satu SD. Mereka dengan setia menggendong Yuni saat pergi dan pulang sekolah.

Bagi teman-teman sekolahnya nan berbeda kelas, kehadiran Yuni nan selalu digendong di punggung itu menjadi tontonan nan menarik. Hal itu menjadi bahan hinaan mereka.

Yuni pernah merasa tidak tahan dan mogok sekolah, tetapi dengan support dan dorongan semangat dari teman-teman sekelasnya membikin Yuni kembali bersekolah. Tidak hanya itu, Yuni apalagi menunjukkan prestasi dengan dua kali menjuarai kejuaraan MIPA se-Banten.

Kisah Yuni dan dua sahabatnya Yanti dan Dina merupakan persahabatan nan tulus nan bakal bisa mengatasi beban dan halangan sebesar apa pun.

Demikian adalah tujuh contoh cerita inspiratif nan menarik nan dapat menjadi referensi dalam menulis. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru