Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Metro Jaya mengungkap argumen menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap dua tersangka kasus tudingan piagam tiruan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) ialah Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan SP3 tersebut diterbitkan berasas hasil gelar perkara unik untuk keadilan restoratif atau restorative justice.
"Benar, interogator telah menerbitkan SP3 terhadap dua tersangka, ialah kerabat ES dan DHL. Penghentian investigasi dilakukan demi norma berasas keadilan restoratif," kata Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan penghentian investigasi tersebut didasarkan pada hasil gelar perkara unik nan dilaksanakan pada 14 Januari 2026. Dalam gelar perkara itu ada permohonan dari para pelapor dan tersangka. Selain itu ada pertimbangan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan nan berlaku.
Sementara itu, terhadap tersangka lainnya, proses norma tetap terus berjalan.
Ia menjelaskan interogator telah mengirimkan berkas perkara tersangka Roy Suryo, Rismon Hasiholan dan Tifauzi Tyassuma kepada jaksa penuntut umum pada 13 Januari 2026.
Selain itu, interogator juga menjadwalkan pemeriksaan saksi, pemeriksaaan ahli, serta pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka lainnya.
"Untuk tersangka nan tidak dihentikan perkaranya, investigasi tetap dilanjutkan. Penyidik tetap melakukan pemeriksaan saksi, ahli, serta melengkapi berkas perkara guna kepastian hukum," katanya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus tudingan piagam tiruan Jokowi. Delapan tersangka ini terbagi dalam dua klaster.
Klaster pertama terdiri dari lima tersangka ialah Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi dan Muhammad Rizal Fadillah.
Kemudian klaster kedua terdiri dari tiga tersangka ialah Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauziah Tyassuma namalain dr Tifa
Baru-baru ini, ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah, membenarkan Eggi dan Damai menemui Jokowi di kediaman pribadinya di Sumber. Syarif mengatakan keduanya datang untuk menjalin silaturahmi dengan Jokowi.
"Iya betul. Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis," katanya saat dihubungi awak media, Kamis (8/1).
(sur/yoa/sur)
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·