Jakarta, CNN Indonesia --
Tidak semua orang memahami apa sebenarnya makna sakinah mawaddah warahmah. Padahal, tiga kata tersebut kerap digunakan sebagai ungkapan doa ketika ada pasangan nan melangsungkan pernikahan.
Tiga kata tersebut bukan sekadar rangkaian istilah religius, tetapi mengandung makna mendalam nan menjadi landasan ideal dalam membangun rumah tangga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai makna kata-kata tersebut dalam Islam di bawah ini, nan dihimpun dari beragam sumber.
Pengertian sakinah mawaddah warahmah
Sebelum memahami maknanya, simak terlebih dulu pengertian dari kata sakinah, mawaddah, dan warahmah berikut ini.
1. Sakinah
Menurut penjelasan dalam buku Membina Keluarga Samawa dengan Suscatin karya Jumliadi, kata sakinah (سَكِينَةٌ) berasal dari kata sakana (سَكَنَ) nan artinya tenang, tenteram, rukun, sejahtera, dan sentosa.
Dalam konteks pernikahan, ini adalah kondisi nan menjadi kemauan setiap pasangan, di mana rumah tangga dijauhkan dari bentrok nan mengarah pada perpisahan.
Sakinah mencerminkan suasana selaras nan bisa terwujud melalui sikap saling menghargai, kelembutan, serta keahlian menjaga pasangan dalam beragam situasi.
Keluarga nan sakinah umumnya dibangun di atas kesamaan kepercayaan dan komitmen untuk menciptakan suasana damai, baik dalam hubungan suami istri maupun hubungan dengan family besar.
2. Mawaddah
Kata mawaddah berasal dari istilah Arab wadda (وَدَّ), nan mempunyai makna kasih sayang alias cinta nan mendalam. Dalam lingkup keluarga, mawaddah menggambarkan suasana rumah tangga nan dipenuhi dengan cinta dan kasih nan tulus antara suami dan istri.
Cinta semacam ini idealnya datang dalam setiap keadaan dan tercermin melalui sikap nyata, seperti saling memberi perhatian melalui hadiah, menghargai kebaikan pasangan, serta membangun komunikasi nan terbuka dan jujur.
Dalam aliran Islam, mawaddah dipandang sebagai kebutuhan mendasar nan menjadikan family sebagai ruang nan penuh kasih, saling memiliki, dan saling melindungi. Untuk mewujudkannya, diperlukan kerja sama nan konsisten antara suami, istri, dan anak-anak.
3. Warahmah
Terakhir, ada istilah warahmah nan berasal dari kata rahmah (رَحْمَةٌ), nan berfaedah kasih sayang. Istilah ini mencerminkan hadirnya belas kasih dan kelembutan hati dalam hubungan suami istri, terutama ketika menghadapi ujian dan dinamika kehidupan rumah tangga.
Warahmah bukan hanya tentang cinta nan romantis, tetapi lebih dalam lagi, dia mencakup empati, kepedulian, serta keahlian untuk saling mengampuni dan mendukung satu sama lain dalam suka maupun duka.
Makna sakinah mawaddah warahmah
Berdasarkan penjelasan makna sakinah mawaddah warahmah di atas, istilah ini bukanlah sekadar rangkaian kata nan diucapkan sebagai formalitas dalam angan pernikahan.
Lebih dari itu, ketiga kata ini merepresentasikan visi jangka panjang dalam kehidupan berumah tangga, ialah menciptakan lingkungan family nan tenteram (sakinah), dilandasi cinta nan tulus (mawaddah), serta dipenuhi kasih sayang nan penuh empati dan pengertian (warahmah).
Ketika nilai-nilai ini betul-betul dipahami dan diterapkan oleh pasangan suami istri, rumah tangga bukan hanya menjadi tempat tinggal fisik, tetapi juga menjadi ruang kondusif emosional dan spiritual bagi seluruh personil keluarga.
Untuk mendapatkan family seperti ini, Anda bisa coba melafalkan angan berikut:
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا ٧٤
Walladzîna yaqûlûna rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyyâtinâ qurrata a'yuniw waj'alnâ lil-muttaqîna imâmâ.
Artinya: "Dan, orang-orang nan berkata: Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang nan bertakwa." (Q.S. Al-Furqan:74)
Demikian penjelasan mengenai makna sakinah mawaddah warahmah dalam Islam. Semoga berfaedah untukmu.
(han/juh)
[Gambas:Video CNN]
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·