Jakarta, CNN Indonesia --
Plot twist merupakan istilah nan kerap ditemui ketika membaca kitab alias menonton film. Namun, sebenarnya apa itu plot twist?
Plot twist adalah perubahan nan tak terduga dalam langkah cerita sebuah drama, film, buku, dan lain sebagainya, seperti dikutip dari Cambridge Dictionary.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, cerita nan dilengkapi dengan plot twist bisa membikin pembaca alias penontonnya terkejut lantaran tidak bisa membayangkan alias menyangka akhir dari cerita.
Untuk lebih jelasnya, berikut pengertian, jenis, dan beberapa contoh plot twist nan dapat dipelajari.
Pengertian plot twist
Apa itu plot twist? Berdasarkan buku Seni Menulis Fiksi untuk Pemula: Memahami Dasar dan Teknik Menulis Fiksi nan dibuat oleh N. Eka. P, plot twist adalah pelintiran alias perubahan arah cerita nan melampaui ekspektasi pembaca alias penonton.
Plot twist sering kali tidak mengikuti petunjuk nan telah diberikan oleh pengarang sehingga kehadirannya menjadi kejutan bagi audiens.
Dengan kata lain, petunjuk nan diberikan penulis bisa jadi merupakan petunjuk original alias justru jebakan nan membikin pembaca merasa telah menebak dengan benar, padahal belum tentu. Kita baru bakal mengetahuinya saat penulis mengungkap kebenaran di akhir cerita.
Melalui plot twist, penulis berupaya mengecoh pembaca dengan menebar umpan-umpan nan misleading namalain menyesatkan. Misalnya, di awal cerita, tokoh protagonis digambarkan sebagai sosok nan tampak sempurna tanpa cela.
Namun menjelang akhir cerita, terbongkarlah sisi gelap dari tokoh tersebut. Dalam jenis nan lebih ekstrem, rupanya sang protagonis justru adalah pelaku kejahatan nan selama ini dikira dilakukan oleh sang antagonis.
Membuat pelintiran cerita alias plot twist tergolong pekerjaan nan tidak mudah. Prosesnya kudu dimulai dari premis nan kuat sebagai fondasi, serta akhir cerita nan sudah direncanakan dengan matang.
Untuk menciptakan plot twist nan efektif, penulis perlu menyamarkan petunjuk-petunjuk agar tetap terasa keberadaannya dalam cerita, tetapi tidak mudah ditebak. Dengan begitu, pembaca bakal terus mencoba membuktikan apakah kajian alias tebakannya betul hingga cerita berakhir.
Jenis plot twist dan contoh ceritanya
Melansir dari Writers College Blog, ada 9 jenis plot twist nan sering muncul di cerita. Berikut jenis dan contoh ceritanya.
1. Chekhov's Gun (Senjata Chekhov)
Teknik ini terjadi ketika penulis memperkenalkan suatu komponen alias barang di awal cerita nan tampak tidak penting, tetapi rupanya mempunyai peran besar di akhir. Elemen tersebut membikin pembaca menafsir ulang keseluruhan cerita ketika rahasianya terungkap.
Contoh: Dalam novel Laskar Pelangi, sejak awal, mimpi Ikal untuk melanjutkan sekolah ke luar negeri tampak hanya angan, tapi di akhir cerita, perincian mini tentang kecintaannya pada belajar dan surat dari A Ling rupanya menjadi kunci menuju mimpinya.
2. The Plant (Tanda tersembunyi)
"The plant" adalah petunjuk alias komponen tersembunyi nan sengaja disisipkan penulis agar baru dipahami maknanya di akhir cerita. Biasanya komponen ini muncul beberapa kali untuk menumbuhkan rasa penasaran.
Contoh: Dalam movie Pengabdi Setan (2017), foto-foto family dan lagu "Kelam Malam" muncul beberapa kali tanpa penjelasan, tapi akhirnya menjadi petunjuk krusial tentang rahasia ibunya nan terlibat dalam sekte pemuja setan.
3. Red Herring (Umpan palsu)
Teknik ini digunakan untuk menyesatkan pembaca agar konsentrasi pada sesuatu nan rupanya tidak penting. Red herring menciptakan ketegangan dan kejutan ketika kebenaran akhirnya diungkap.
Contoh: Dalam The Raid 2: Berandal: penonton dibuat mengira Bejo adalah tokoh sekadar pengganggu, padahal di kembali layar dialah otak nan memicu perang besar antar geng.
4. Poetic justice (Keadilan puitis)
Dalam poetic justice, karakter mendapatkan jawaban nan setimpal dengan perbuatannya, baik dalam corak balasan maupun penghargaan. Teknik ini memberikan kepuasan moral bagi pembaca lantaran keadilan akhirnya ditegakkan.
Contoh: Dalam film Dilan 1990, meski kisah cinta Dilan dan Milea manis, di sekuelnya kita memandang akibat dari sikap Dilan nan keras kepala dan tidak dewasa; dia akhirnya kehilangan orang nan paling dicintainya.
5. Anagnorisis (Pencerahan alias penemuan diri)
Anagnorisis adalah momen ketika tokoh utama mengalami kesadaran mendalam tentang diri alias orang lain. Pencerahan ini sering menjadi titik kembali nan mengubah arah cerita alias nasib tokoh tersebut.
Contoh: Dalam film Gundala, Sancaka awalnya hanya mau hidup kondusif dan tak peduli pada masyarakat, tapi di pertengahan movie dia menyadari bahwa kekuatannya mempunyai tanggung jawab besar untuk melindungi orang lain.
6. Analepsis (Kilasan balik/flashback)
Teknik kilas kembali digunakan untuk memperlihatkan peristiwa masa lampau nan belum diungkap di awal cerita. Informasi ini biasanya mengubah pemahaman pembaca terhadap karakter alias situasi dalam cerita.
Contoh: Dalam movie KKN di Desa Penari, kilas kembali tentang apa nan sebenarnya terjadi pada Bima dan Ayu di rimba menjelaskan misteri nan semula hanya terasa seperti kejadian gaib acak.
7. Unreliable Narrator (Narator tak dapat dipercaya)
Narator jenis ini membikin pembaca meragukan kebenaran cerita lantaran dia mungkin berbohong, delusi, alias tidak mempunyai info lengkap. Ketika kebenaran terungkap, pembaca dipaksa meninjau ulang seluruh cerita.
Contoh: Dalam The Gift, movie Indonesia karya Hanung Bramantyo, tokoh utama nan buta menceritakan kejadian dari perspektif pandangnya sendiri, tapi di akhir terungkap bahwa persepsinya terhadap orang-orang di sekitarnya tidak sepenuhnya benar.
8. Peripeteia (Perubahan nasib mendadak)
Peripeteia terjadi ketika nasib tokoh berubah drastis akibat tindakannya sendiri, biasanya tanpa disangka-sangka. Teknik ini sering memunculkan rasa tragedi alias ironi dalam cerita.
Contoh: Dalam movie My Stupid Boss, sang tenaga kerja nan awalnya tertekan dan mau berhenti, justru mendapatkan promosi dan kesempatan besar lantaran sikap sabarnya menghadapi bosnya nan absurd.
9. Deus ex Machina (Dewa dari mesin)
Teknik ini muncul ketika bentrok diselesaikan secara tiba-tiba oleh peristiwa alias karakter nan tak pernah dijelaskan sebelumnya. Walau bisa menciptakan kejutan, dalam karya modern langkah ini sering dianggap sebagai jalan pintas nan lemah.
Contoh: Dalam movie Eiffel... I'm in Love, bentrok cinta nan rumit tiba-tiba selesai begitu saja saat orang tua langsung memberi restu tanpa penjelasan logis, menyelesaikan masalah secara "instan" layaknya support dari langit.
Demikian penjelasan untuk menjawab pertanyaan apa itu plot twist? Sederhananya, plot twist adalah pelintiran alias perubahan arah cerita nan tidak terduga.
Plot twist memang cukup umum, meski begitu, kemunculannya tetap membikin banyak orang terhibur. Semoga bermanfaat.
(sac/juh)
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·