slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Apa Itu Slogan? Ini Pengertian, Ciri-ciri, Dan Fungsinya

Sedang Trending 10 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Pernahkah Anda mendengar kalimat singkat nan mudah diingat dan melekat di benak? Bisa jadi itu adalah sebuah slogan. Sebenarnya, apa itu slogan?

Lebih dari sekadar rangkaian kata, semboyan mempunyai kekuatan untuk menyampaikan pesan inti, membangkitkan emosi, hingga mendorong tindakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kehidupan sehari-hari, kalimat semboyan sering kita jumpai, contohnya seperti "Hemat pangkal kaya" alias seruan "Jauhi narkoba!". Slogan-slogan ini berkawan di telinga dan mata kita, baik melalui media cetak, elektronik, maupun bumi digital.

Dalam buku Smarter Marketing Move nan ditulis Handi Irawan, disebutkan bahwa semboyan nan efektif mempunyai peran krusial dalam memperkuat ekuitas merek.

Slogan umumnya diciptakan untuk mencapai tujuan spesifik, berupa membangun kesadaran publik terhadap suatu isu, menyampaikan info penting, memberikan rayuan alias imbauan, membangkitkan motivasi, hingga apalagi memengaruhi alias membujuk orang lain ke arah nan lebih baik.

Oleh lantaran beragamnya kegunaan tersebut, wajar saja jika kita menemukan semboyan dalam beragam aspek kehidupan.

Pengertian slogan 

Apa itu slogan? Dikutip dari buku Bahasa Indonesia nan ditulis Ahmad Aibli dkk, semboyan adalah perkataan alias kalimat pendek nan menarik alias mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu alias menjelaskan tujuan sesuatu.

Dalam slogan, Anda dapat menjumpai tulisan nan cukup menonjol, baik dari ukuran hurufnya maupun pilihan kata-katanya.

Hal tersebut lantaran semboyan dirancang untuk menarik perhatian khalayak luas melalui daya tariknya. Umumnya, semboyan menyampaikan buahpikiran secara padat dan jelas.

Efektivitas semboyan sering berbanding terbalik dengan panjangnya. Semakin ringkas, semakin mudah semboyan melekat di benak. Kendati demikian, prinsip pesan kudu tetap terjaga dalam kalimat singkat tersebut.

Ditambahkan dari buku Copywriting: Melejitkan Jualan Online dengan Kalimat nan Membujuk, karya Asti Musman, semboyan mempunyai spektrum penggunaan nan luas, mulai dari ranah politik, agama, pendidikan, hingga kebudayaan.

Untuk menjangkau masyarakat, semboyan diciptakan dengan daya pikat nan kuat. Kekuatan semboyan terletak pada kemampuannya merangkum pendapat krusial dalam kalimat nan singkat dan mudah dicerna.

Artinya, semboyan sebaiknya tidak bertele-tele agar mudah diingat, asalkan intipati pesan tetap tersampaikan.

Ciri-ciri slogan

Melansir dari buku Mahir Menulis Kreatif Teks Iklan, Slogan dan Poster, nan ditulis Arrie Widhayani, semboyan mempunyai unsur kata-kata dan bunyi nan berkarakter persuasif. Berikut ciri-ciri semboyan nan perlu diketahui:

  • Biasanya berupa perkataan singkat nan mudah diingat dan menarik
  • Bisa berupa klausa, frasa, kalimat, maupun moto
  • Bisa berupa semboyan sebuah organisasi alias masyarakat

Tujuan slogan

Layaknya teks berita, semboyan bermaksud menyampaikan kebenaran dan teks iklan nan berorientasi pada promosi, serta mempunyai serangkaian tujuan nan dapat dikenali dan dirasakan oleh khalayak umum. Berikut tujuan-tujuan utama slogan:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat
  • Menyebarkan informasi
  • Mengajak orang lain
  • Memberikan pengaruh
  • Meningkatkan motivasi

Syarat penulisan slogan

Menciptakan semboyan nan efektif tidaklah rumit, asalkan Anda memperhatikan beberapa persyaratan mendasar. Berikut adalah poin-poin krusial dalam merancang semboyan nan berdampak:

  • Ringkas dan padat makna
  • Orisinalitas dan unik
  • Relevansi dengan tujuan
  • Keindahan pilihan kata nan digunakan menarik minat pembaca

Fungsi slogan

Fungsi semboyan bukan hanya sekadar membujuk konsumen untuk membeli produk. Slogan mempunyai peran nan lebih luas dalam komunikasi, termasuk:

1. Fungsi informasional

Slogan bertindak sebagai perangkat untuk memperkenalkan produk alias jasa kepada masyarakat. Fungsi ini mencakup penjelasan mengenai kelebihan dan faedah nan ditawarkan.

Contohnya, semboyan minuman nan menekankan kemampuannya menghilangkan dahaga dengan rasa spesial lantaran bahan baku berkualitas.

2. Fungsi transformasional

Slogan mempunyai potensi untuk mengubah pandangan, sikap, alias perilaku masyarakat terhadap norma alias style hidup tertentu.

Fungsi ini sering kali ditemukan pada iklan jasa masyarakat nan diinisiasi oleh lembaga pemerintah. Contohnya, kampanye imunisasi, pentingnya vaksinasi Covid-19, alias keselamatan berlalu lintas.

3. Fungsi pengingat (reminder)

Selain menyampaikan info persuasif, semboyan juga berfaedah sebagai pengingat nan berkepanjangan bagi konsumen untuk terus menggunakan produk alias jasa nan diiklankan, alias untuk menginternalisasi pesan nan disampaikan.

Contoh terkini adalah aktivitas 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas) nan bermaksud untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dengan demikian, semboyan bukan hanya sekadar rangkaian kata-kata menarik, melainkan sebuah perangkat komunikasi nan mempunyai tujuan, kriteria penulisan, dan kegunaan nan beragam dalam memengaruhi masyarakat.

Itulah penjelasan tentang apa itu slogan, ciri-ciri, hingga fungsinya. Selamat belajar!

(gas/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru