Jakarta, CNN Indonesia --
Sholat istikharah merupakan sholat sunah nan dikerjakan umat Muslim untuk meminta petunjuk Allah SWT saat dihadapkan dalam masalah.
Lantas, apakah melaksanakan sholat istikharah kudu tidur dulu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa pun masalah nan sedang dihadapi dan terasa meragukan, hendaknya seorang Muslim menunaikan sholat istikharah.
Anjuran menunaikan sholat istikharah bagi umat Muslim dijelaskan dalam sebuah sabda Rasulullah SAW, nan berbunyi:
"Rasulullah SAW mengajari kami (para sahabat) untuk sholat istikharah ketika menghadapi setiap persoalan, sebagaimana beliau mengajari kami semua surat dari Al Quran. Beliau bersabda, 'Jika kalian mau melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah sholat sunah dua rakaat'" (HR Imam al-Bukhari)
Meski begitu, sebagian orang tetap ada nan memahami waktu terbaik nan dianjurkan untuk melaksanakan sholat istikharah. Untuk lebih detailnya, simak penjelasannya berikut ini.
Waktu penyelenggaraan sholat istikharah
Untuk mengetahui apakah sholat istikharah kudu tidur dulu, kita perlu mengetahui waktu pelaksanaannya nan dianjurkan.
Melansir NU Online, tidak ada patokan waktu dalam melaksanakan sholat istikharah. Namun baiknya ibadah ini dikerjakan pada malam hari alias sepertiga malam lantaran itu adalah waktu nan mustajab untuk memanjatkan doa.
Waktu penyelenggaraan sholat istikharah bisa dikerjakan kapan saja. Asal tidak pada tiga waktu terlarang ini: saat mentari terbit, mentari berada di tengah, dan mentari terbenam.
Sholat istikharah apakah kudu tidur dulu?
Tidak seperti sholat tahajud, tidur bukan menjadi syarat untuk melaksanakan sholat istikharah.
Waktu penyelenggaraan sholat istikharah bisa dikerjakan kapan saja, asal tidak pada waktu-waktu nan terlarang untuk sholat.
Sholat istikharah juga dihukumi sebagai sholat sunah, nan keutamaannya sebagai permohonan petunjuk kepada Allah SWT.
Tata langkah sholat istikharah
Sholat istikharah dilakukan sebanyak dua rakaat. Berikut ini tata langkah sholat istikharah nan sesuai dengan sunah Rasulullah SAW:
1. Berwudu
2. Menghadap kiblat
3. Membaca niat sholat sunah istikharah. Niatnya adalah sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatan istikharati rok'ataini lillahi ta'alaa
Artinya: "Aku beriktikad sholat istikharah dua rakaat lantaran Allah ta'ala."
4. Takbiratul ihram, ialah mengangkat kedua belah tangan sembari mengucap Allahu akbar.
5. Sikap bersedekap alias menumpangkan kedua tangan di atas dada, sembari membaca angan iftitah dan lanjut surah Al Fatihah.
6. Membaca surah pendek Al Quran dan diutamakan surah Al Kafirun pada rakaat pertama.
7. Rukuk dan tumakninah
8. Iktidal dan tumakninah
9. Sujud dan tumakninah
10. Duduk di antara dua sujud dan tumakninah
11. Sujud kedua dengan tumakninah
12. Kembali berdiri dan lanjut ke rakaat kedua
13. Pada rakaat kedua, urutan sholat tetap sama dengan rakaat pertama. Saat rakaat kedua, diutamakan untuk membaca surat pendek Al Ikhlas.
14. Rukuk dan tumakninah
15. Iktidal dan tumakninah
16. Sujud dan tumakninah
17. Duduk di antara dua sujud dan tumakninah
18. Sujud kedua dengan tumakninah
19. Tahiyat akhir
20. Salam
Demikian penjelasan tentang apakah sholat istikharah kudu tidur dulu, komplit dengan tata caranya. Semoga bermanfaat.
(pua/fef)
[Gambas:Video CNN]
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·