slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Bacaan Doa Penutup Khutbah Jumat Dan Tata Caranya

Sedang Trending 10 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Doa penutup khutbah Jumat merupakan bagian krusial nan menjadi penutup rangkaian pesan keagamaan sekaligus permohonan kebaikan bagi seluruh jemaah.

Doa penutup tak hanya menjadi bagian akhir dari khutbah, tetapi juga simbol penyempurna dan sarana bagi khatib serta jemaah untuk bermunajat kepada Allah Swt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isi angan penutup khutbah dapat mencakup angan bakal ampunan, petunjuk, serta keselamatan baik di bumi dan akhirat.

Dihimpun dari beragam sumber, berikut referensi angan penutup khutbah Jumat dan tata langkah berdoanya.

Bacaan angan penutup khutbah Jumat

Melansir dari laman Muhammadiyah, salah satu ayat Al Quran nan kerap digunakan sebagai angan penutup khutbah Jumat adalah surat An-Nahl ayat 90. Berikut bacaannya:

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ ۝٩٠

Innallaha ya'muru bil 'adli wal-ihsaani wa-iitaa-i dziil qurba wayanha 'anil fahsyaa-i wal munkari wal baghyi ya'izhukum la'allakum tadzakkaruun.

Artinya: "Sesungguhnya Allah menyuruh bertindak adil, melakukan kebajikan, dan memberikan support kepada kerabat. Dia (juga) melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pelajaran kepadamu agar Anda selalu ingat," (QS An-Nahl: 90).

Ayat ini mencakup tiga perintah mulia dan tiga larangan tegas. Allah memerintahkan umat-Nya untuk bertindak adil, melakukan ihsan (kebaikan), dan memberi kepada kerabat. Sementara itu, larangan ditujukan kepada perbuatan keji, kemungkaran, dan kezaliman.

Doa lainnya nan dapat dibaca adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلََى اّلذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين.

Allahummagh fir lilmuslimiina wal muslimaati, wal mu'miniina wal mu'minaatil ahyaa'I minhum wal amwaati, innaka samii'un qoriibun muhiibud da'waati. Robbanaa laa tuaakhidznaa in nasiinaa aw akhtho'naa. Robbanaa walaa tahmil 'alaynaa ishron kamaa halamtahuu 'alalladziina min qoblinaa.Robbana walaa tuhammilnaa maa laa thooqotalanaa bihi, wa'fua 'annaa wagh fir lanaa war hamnaa anta maw laanaa fanshurnaa 'alal qowmil kaafiriina. Robbana 'aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa 'adzaabannaar. Walhamdulillaahi robbil 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah seluruh kaum muslimin dan kaum muslimat, kaum mukminin dan kaum mukminat, baik nan tetap hidup maupun nan sudah meninggal, Sesungguhnya, Engkau adalah Zat nan Maha Mendengar, Mahadekat, Zat nan mengabulkan doa. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau norma kami jika kami lupa alias melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban nan berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa nan tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di bumi dan kebaikan di alambaka dan peliharalah kami dari siksa neraka."

Tata langkah bermohon setelah khutbah Jumat

Dalam beberapa mazhab, terdapat perbedaan mengenai posisi tangan saat bermohon setelah khutbah Jumat. Namun, berasas sabda riwayat Muslim, Nabi Muhammad Saw melakukannya dengan cukup mengangkat jari telunjuk sebagai tanda tasyahhud, bukan mengangkat kedua tangan seperti dalam angan pada umumnya.

Berikut sabda lengkapnya sebagai referensi:

عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ قَالَ كُنْتُ إِلَى جَنْبِ عِمَارَةَ بْنِ رُوَيْبَةَ وَبِشْرٌ يَخْطُبُنَا فَلَمَّا دَعَا رَفَعَ يَدَيْهِ فَقَالَ عِمَارَةُ يَعْنِي قَبَّحَ اللَّهُ هَاتَيْنِ الْيَدَيْنِ أَوْ هَاتَيْنِ الْيُدِيَّتَيْنِ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَخْطُبُ إِذَا دَعَا يَقُولُ هَكَذَا وَرَفَعَ السَّبَّابَةَ وَحْدَهَا

Artinya: "Dari Hushain Ibnu Abdurrahman as-Sulami berkata: saya berada di samping Imarah Ibnu Ruwaibah, sementara Bisyr khutbah di depan kami. Maka tatkala dia berdoa, dia mengangkat kedua tangannya. Lalu Imarah berkata: semoga Allah menjelekkan kedua tangan ini alias kedua tangan mini ini. Saya memandang Rasulullah Saw pada saat khutbah beliau bermohon begini, dan mengangkat satu jari telunjuk (yang kanan)," (HR Muslim, Tirmidzi, Nasai, Ahmad, dan Darimi).

Bagi jemaah, mengaminkan angan khatib merupakan corak partisipasi spiritual nan dianjurkan. Doa nan diaminkan oleh seluruh jemaah berpotensi lebih mustajab lantaran dilakukan secara kolektif dan di waktu nan penuh keberkahan.

Selain itu, memperhatikan dan menghayati isi khutbah serta angan di dalamnya adalah bagian dari etika menghadiri sholat Jumat.

Demikian penjelasan singkat mengenai angan penutup sholat Jumat dan langkah melakukannya nan benar. Semoga bermanfaat.

(han/juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru