Jakarta, CNN Indonesia --
Tonsilektomi alias nan lebih dikenal sebagai operasi amandel, adalah tindakan medis untuk mengatasi masalah pada tonsil, misalnya pembengkakan nan mengganggu pernapasan alias menelan.
Lantas, bisakah BPJS Kesehatan digunakan untuk operasi amandel? Informasi ini perlu diketahui oleh setiap pesertanya, terutama bagi mereka nan memerlukan tindakan tonsilektomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umumnya, operasi amandel disarankan jika pembesaran tonsil sudah signifikan dan menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan, seperti sesak napas, kebiasaan mendengkur, susah makan, dan kesulitan berbicara.
Apabila kondisi ini tidak membaik setelah pengobatan dalam periode waktu tertentu, master bakal menyarankan operasi amandel sebagai solusi berikutnya.
Operasi amandel dengan BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan bisa digunakan untuk operasi amandel. Peserta BPJS Kesehatan nan mau menjalani prosedur ini perlu memenuhi beberapa ketentuan dan alur nan telah ditetapkan.
Syarat utama untuk mendapatkan operasi amandel dengan BPJS Kesehatan adalah status kepesertaan nan aktif dan tidak ada iuran nan tertunggak.
Hal ini krusial untuk diperhatikan agar proses manajemen melangkah lancar dan pelayanan kesehatan dapat diterima tanpa kendala.
Syarat untuk operasi amandel dengan BPJS Kesehatan
Berikut persyaratan untuk operasi amandel menggunakan BPJS Kesehatan.
1. Status BPJS Kesehatan aktif
Pastikan Anda terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan dan tidak mempunyai tagihan iuran nan belum dibayar.
2. Indikasi medis
Operasi pengangkatan amandel umumnya disarankan andaikan ukurannya membesar dan menimbulkan masalah pernapasan, contohnya susah bernapas, kebiasaan mendengkur waktu tidur, alias susah menelan makanan.
3. Anjuran master spesialis
Prosedur operasi ini perlu didasari oleh saran dari master mahir Telinga Hidung Tenggorokan (THT) setelah melakukan pemeriksaan medis secara lengkap.
Prosedur operasi amandel dengan BPJS Kesehatan
Apabila sudah memenuhi persyaratan, selanjutnya adalah mengetahui langkah-langkah operasi amandel menggunakan BPJS Kesehatan. Berikut tahapannya:
1. Periksa ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
Awali dengan berkonsultasi di puskesmas alias klinik rekanan BPJS Kesehatan. Dokter bakal melakukan asesmen awal dan memberikan surat rujukan jika indikasinya kuat.
2. Dapatkan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Lanjutan (FKRTL)
Apabila diperlukan, master bakal memberikan rujukan ke rumah sakit alias klinik ahli THT untuk pertimbangan lebih lanjut.
3. Evaluasi dan penetapan agenda operasi
Dokter ahli THT bakal melakukan pemeriksaan komprehensif dan, jika tindakan operasi tonsil direkomendasikan, bakal mengatur agenda operasinya.
4. Persiapan administrasi
Pastikan Anda membawa arsip seperti Kartu BPJS Kesehatan alias Kartu Indonesia Sehat (KIS) nan aktif, beserta surat rujukan dari FKTP.
Bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan, prosedur operasi amandel ini dapat diakses dengan memenuhi persyaratan nan berlaku.
Peserta wajib memastikan semua persyaratan manajemen dan kesehatan terpenuhi agar mendapatkan pelayanan nan maksimal.
Jenis operasi nan ditanggung BPJS Kesehatan
Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 28 Tahun 2014, berikut jenis operasi nan ditanggung BPJS Kesehatan.
- Operasi amandel/tonsilektomi
- Operasi bedah empedu
- Operasi bedah mulut
- Operasi bedah vaskuler
- Operasi caesar
- Operasi hernia
- Operasi jantung
- Operasi kanker
- Operasi katarak
- Operasi kelenjar getah bening
- Operasi kista
- Operasi mata
- Operasi miom
- Operasi odontektomi
- Operasi pencabutan pen
- Operasi pengganti sendi lutut
- Operasi timektomi
- Operasi tumor
- Operasi usus buntu
Itulah penjelasan untuk menjawab bisakah BPJS Kesehatan digunakan untuk operasi amandel. Jawabannya adalah BPJS Kesehatan bisa digunakan untuk operasi amandel.
Peserta BPJS Kesehatan nan mau menjalani prosedur ini perlu memenuhi beberapa ketentuan dan alur nan telah ditetapkan agar proses manajemen melangkah lancar. Semoga membantu.
(gas/juh)
[Gambas:Video CNN]
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·