Jakarta, CNN Indonesia --
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara kembali mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik setinggi 1,4 kilometer di atas puncak pagi ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan bahwa letusan tersebut terjadi pada pukul 05.53 WIT dengan kolom abu nan teramati berwarna putih hingga kelabu berintensitas tebal condong ke arah timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan lama 49,87 detik," kata dia, Senin (20/4), dikutip dari Antara.
Hingga laporan tersebut disusun, aktivitas erupsi di gunung api nan terletak di Pulau Halmahera tersebut dilaporkan tetap terus berlangsung.
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II alias Waspada.
Sehubungan dengan aktivitas tersebut, Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat di sekitar gunung maupun visitor tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan visitor alias visitor agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selain itu, letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka masyarakat diimbau untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut
(fra/antara/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·