Jakarta, CNN Indonesia --
Manusia, hewan, tumbuhan, apalagi mikroba sekalipun, semuanya mempunyai satu kebutuhan dasar nan sama, yakni nutrisi untuk memperkuat hidup.
Hal ini lantaran salah satu ciri-ciri dari makhluk hidup adalah memerlukan makanan. Namun, apa alasan makhluk hidup memerlukan nutrisi dalam jumlah nan banyak?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui makan, makhluk hidup dapat melakukan aktivitas dan berkembang biak untuk mempertahankan spesiesnya. Nutrisi nan banyak dapat menunjang makhluk hidup dalam beraktivitas.
Makhluk hidup memerlukan nutrisi nan banyak
Menurut Hidayat A. dalam bukunya Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan (2008), nutrisi mempunyai peranan krusial bagi kehidupan seluruh makhluk hidup.
Lantas, apa argumen makhluk hidup memerlukan nutrisi dalam jumlah nan banyak? Nutrisi sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari lantaran dia menjadi sumber daya utama bagi beragam organ tubuh.
Selain itu, nutrisi juga berfaedah sebagai unsur pembangun dan pengatur dalam tubuh. Sebab, gizi dan nutrisi merupakan sumber daya esensial.
Energi ini diperoleh melalui proses metabolisme nan kompleks, nan kemudian memberikan tenaga nan dibutuhkan manusia untuk melakukan beragam aktivitas.
Nutrisi sendiri adalah substansi esensial nan diperoleh dari makanan nan kita konsumsi. Setelah dicerna dan diproses oleh tubuh, zat-zat ini diubah menjadi komponen nan berfaedah untuk beragam kegunaan vital.
Peran utama nutrisi meliputi pembangunan dan pemeliharaan sel serta jaringan tubuh, penyediaan daya nan dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari, pengaturan beragam sistem fisiologis organ agar berfaedah optimal, dan perlindungan tubuh dari beragam ancaman.
Macam-macam nutrisi
Secara garis besar, nutrisi diklasifikasikan menjadi lima golongan utama nan masing-masing mempunyai peran spesifik, ialah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
1. Karbohidrat
Melansir dari buku Ultra Metabolisme (2006) nan ditulis Mark Hyman, karbohidrat adalah salah satu dari tiga substansi penghasil daya utama nan kita konsumsi. Bentuknya sendiri ada dua, ialah karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.
2. Protein
Protein mempunyai peranan dalam pemeliharaan jaringan, perubahan komposisi tubuh, dan proses regenerasi jaringan dan sumber energi.
3. Lemak
Lemak sangat krusial untuk membentuk membran sel dan membantu tubuh menyerap serta menyimpan vitamin A, D, E, dan K. Asam lemak esensial juga krusial untuk perkembangan otak.
Sumber lemak sehat bisa ditemukan pada telur, alpukat, kacang-kacangan, tahu, yoghurt, dan kedelai. Namun, tidak semua lemak itu jelek lantaran tubuh kita juga membutuhkannya.
4. Kalsium
Melansir dari buku Mencegah Osteoporosis (2007) nan ditulis Wirakusumah, kalsium adalah salah satu unsur krusial dalam tubuh. Jumlah kalsium di dalam tubuh berkisar antara 1,5-2 persen dari berat badan orang dewasa.
Pada bayi, kalsium hanya sedikit, ialah 25-30 g. Namun, setelah usia 20 tahun, secara normal bakal terjadi penempatan sekitar 1.200 g kalsium dalam tubuh.
5. Zat besi
Terakhir, unsur besi adalah komponen krusial untuk membentuk hemoglobin, nan bekerja mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.
Kehadiran unsur besi sangat vital untuk pertumbuhan, sistem kekebalan tubuh, dan produksi energi. Sumber unsur besi bisa didapat dari bayam, daging, tahu, dan makanan laut.
Itulah argumen makhluk hidup memerlukan nutrisi dalam jumlah nan banyak. Semoga bermanfaat!
(gas/juh)
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·