CNN Indonesia
Minggu, 15 Mar 2026 06:05 WIB
Ilustrasi. Jelang perayaannya nan semakin dekat, banyak masyarakat mulai mencari info mengenai tanggal seremoni Nyepi 2026 dan tahun Saka nan ke berapa. (ANTARA FOTO /Irfan Sumanjaya)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nyepi merupakan salah satu hari suci krusial bagi umat Hindu di Indonesia. Perayaan ini menandai pergantian tahun baru dalam almanak Saka nan digunakan dalam tradisi keagamaan Hindu.
Banyak masyarakat nan mulai mencari info mengenai tanggal seremoni Nyepi 2026 dan tahun Saka nan ke berapa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengetahuan mengenai tanggal Nyepi krusial bagi umat Hindu untuk mempersiapkan beragam rangkaian upacara nan dilaksanakan sebelum dan sesudah hari suci tersebut.
Selain menjadi momen spiritual, Hari Raya Nyepi juga menjadi hari libur nasional di Indonesia.
Oleh karena itu, krusial untuk memahami info komplit mengenai tahun baru Saka, waktu pelaksanaan, hingga agenda libur Nyepi 2026.
Apa itu Nyepi?
Hari Raya Nyepi merupakan hari suci umat Hindu nan diperingati sebagai pergantian tahun baru Saka.
Melansir dari kitab Filosofi Hari Suci Agama Hindu karya I Ketut Subagiasta dan Ni Wayan Gateri (2024), Nyepi adalah momen sakral nan digunakan umat Hindu untuk melakukan introspeksi diri sekaligus penyucian jiwa.
Secara etimologis, kata Nyepi berasal dari kata sunyi nan berfaedah sunyi alias hening. Dalam seremoni ini, umat Hindu menjalani hari tanpa aktivitas duniawi, seperti bepergian, menyalakan api, alias melakukan hiburan.
Tujuannya adalah mencapai ketenangan jiwa melalui proses perenungan dan penyucian diri. Pada hari tersebut, umat Hindu melaksanakan Tapa Brata Yoga Samadhi, ialah praktik spiritual nan dilakukan dengan penuh kesadaran dan keheningan.
Kehidupan dijalani tanpa aktivitas selama 24 jam penuh, mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.00 pagi keesokan harinya. Praktik ini mempunyai makna mendalam, ialah menyucikan Bhuana Alit (diri manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Dengan demikian, umat Hindu diharapkan dapat menyambut tahun baru Saka dengan hati nan bersih serta hubungan spiritual nan lebih kuat dengan Sang Pencipta.
Nyepi 2026 tanggal berapa dan tahun Saka berapa?
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, pemerintah menetapkan bahwa Hari Raya Nyepi tahun 2026 jatuh pada hari Kamis, 19 Maret.
Pada tanggal tersebut, umat Hindu memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Perayaan Nyepi berjalan selama 24 jam penuh, dimulai pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 pagi dan berhujung pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 pagi.
Selama periode tersebut, umat Hindu menjalankan keheningan total sebagai bagian dari ibadah dan refleksi spiritual.
Jadwal libur nasional dan libur berbareng Nyepi 2026
Pemerintah Indonesia menetapkan hari libur dan libur berbareng melalui SKB 3 Menteri, ialah Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PANRB. Mengacu pada keputusan tersebut, agenda libur nasional dan libur berbareng dalam rangka Nyepi 2026 adalah sebagai berikut:
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti berbareng Nyepi Tahun Baru Saka 1948
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
Dengan libur berbareng tersebut, masyarakat Indonesia dapat menikmati libur dua hari berturut-turut dalam rangka seremoni Nyepi.
Jadwal libur Nyepi 2026 di Bali
Bali sebagai wilayah dengan kebanyakan masyarakat berakidah Hindu mempunyai kebijakan libur tambahan agar masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian upacara keagamaan.
Mengutip Surat Edaran Gubernur Bali Nomor B.30.800.1.6.2/61594/PK/BKPSDM tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, agenda libur Nyepi di Bali adalah:
- Rabu, 18 Maret 2026: Hari Raya Suci Tawur Kesanga
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Raya Suci Nyepi Caka 1948
- Jumat, 20 Maret 2026: Hari Raya Suci Ngembak Geni
Kebijakan ini memberikan waktu lebih bagi umat Hindu di Bali untuk melaksanakan seluruh rangkaian ritual Nyepi secara khidmat.
Rangkaian upacara Hari Raya Nyepi
Perayaan Nyepi tidak hanya berjalan satu hari, tetapi didahului dan diakhiri dengan beragam ritual keagamaan nan sarat makna.
1. Upacara Melasti
Upacara Melasti dilaksanakan dua hari sebelum Nyepi. Dalam prosesi ini, umat Hindu melakukan persembahyangan di laut alias danau.
2. Tawur Kesanga
Tawur Kesanga dilakukan sehari sebelum Nyepi alias pada saat Tilem Sasih Kasanga. Pada hari tersebut, umat Hindu menyiapkan beragam sesajen alias caru sebagai corak persembahan kepada alam semesta.
3. Pengrupukan alias Mecaru
Ritual Pengrupukan biasanya dilakukan berbarengan dengan Tawur Kesanga. Dalam prosesi ini, masyarakat menebarkan nasi tawur di sekitar rumah sembari membikin bunyi gaduh menggunakan kentongan.
Di Bali, tradisi ini semakin meriah dengan pawai ogoh-ogoh, ialah patung raksasa nan melambangkan sifat jelek manusia.
4. Nyepi
Setelah rangkaian tersebut, umat Hindu memasuki puncak seremoni Nyepi. Pada hari ini, mereka menjalankan Catur Brata Penyepian, yaitu:
- Amati Geni (tidak menyalakan api)
- Amati Karya (tidak bekerja)
- Amati Lelungan (tidak bepergian)
- Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan)
Keheningan ini menjadi sarana introspeksi diri dan pembersihan spiritual.
5. Ngembak Geni
Setelah Nyepi berakhir, umat Hindu merayakan Ngembak Geni. Tradisi ini menjadi momen untuk saling mengampuni serta mempererat hubungan sosial.
Konsep Dharma Shanti menjadi dasar dari tradisi ini, ialah menjaga keselarasan dengan sesama manusia sebagai buatan Tuhan.
Demikian info komplit mengenai nyepi 2026 tahun saka berapa beserta tanggal perayaan, agenda libur nasional, serta rangkaian ritualnya.
(gas/fef)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·