slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Intip Koleksi Saham Cuan Pekan Ini, Energi Hingga Perbankan

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 12,62 poin alias naik 0,17 persen di level 7.634 pada Jumat (17/4) silam.

Investor melakukan transaksi sebesar Rp15,97 triliun dengan jumlah saham nan diperdagangkan sebanyak 41,05 miliar saham.

Dalam sepekan terakhir, indeks saham menguat tiga hari, sementara dua hari sisanya melemah. Tak heran, performa indeks tercatat menanjak 2,35 persen sepanjang pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

P. H. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Valentina Simon mencatat selama periode tanggal 13 sampai dengan 17 April 2026 kemarin perdagangan saham bursa ditutup positif.

Tercatat, kapitalisasi pasar bursa mengalami peningkatan sebesar 3,38 persen dari Rp13.189 triliun menjadi Rp13.635 triliun pada pekan lalu. Senada, rata-rata volume transaksi harian turut mengalami peningkatan tertinggi ialah sebesar 33,12 persen dari 32,28 miliar menjadi 42,98 miliar lembar saham.

Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian mengalami kenaikan sebesar 17,56 persen dari Rp17.32 triliun menjadi Rp20,36 triliun.

Lalu, rata-rata gelombang transaksi harian turut meningkat ialah sebesar 32,71 persen dari 2,05 juta kali transaksi menjadi 2,72 juta kali transaksi pada penutupan pekan lalu.

"Adapun penanammodal asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp931,31 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, penanammodal asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp39,86 triliun," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (17/4).

Lantas seperti apa proyeksi pergerakan IHSG untuk sepekan ke depan?

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memproyeksikan IHSG pada awal pekan ini bakal bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Indeks saham diperkirakan berada dalam rentang support 7.478 dan resistance 7.740.

"Kami memandang pasar bakal dipengaruhi ketidakpastian geopolitik di Selat Hormuz nan memicu spekulasi negatif dan kenaikan nilai minyak, serta sikap wait and see penanammodal menjelang keputusan BI rate di tengah pelemahan rupiah terhadap dolar AS," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (19/4).

Tekanan dari aspek eksternal berasal dari dinamika di Selat Hormuz nan sempat dibuka, tetapi kembali ditutup oleh Iran, sehingga meningkatkan kekhawatiran pasar dan berpotensi mendorong nilai minyak mentah naik. Kondisi ini dinilai dapat membebani sentimen global.

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar condong menahan diri sembari menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 22 April, khususnya mengenai arah kebijakan suku kembang ke depan. Sikap ini diperkuat oleh kondisi rupiah nan tetap melemah terhadap dolar AS.

Berdasarkan kajian teknikal, Oktavianus pun merekomendasikan beberapa saham nan bisa dikoleksi. Pertama, saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk alias INET nan ditutup menguat 4,91 persen ke posisi 342 pada pekan lalu. Oktavianus memproyeksi INET dapat menyentuh level 398 pada pekan ini.

Kedua, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk alias AADI nan ditutup menguat 3,20 persen ke posisi 11.300 pekan lalu. Oktavianus memproyeksi AADI dapat menyentuh level 12.200 pada pekan ini.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan pergerakan IHSG pada pekan ini tetap mempunyai kesempatan menguat, tetapi condong terbatas.

IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 7.374 dan resistance 7.673 dengan ruang penguatan nan tidak terlalu besar seiring tetap adanya sejumlah sentimen nan membayangi pasar.

"IHSG berkesempatan menguat terbatas dengan pengaruh dari rilis suku kembang BI serta perkembangan bentrok AS-Iran nan hingga sekarang belum menunjukkan tanda penyelesaian," ujarnya.

Menurutnya, dari dalam negeri, perhatian penanammodal bakal tertuju pada keputusan suku kembang Bank Indonesia nan berpotensi memengaruhi arah pasar. Sementara dari eksternal, ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran nan belum mereda tetap menjadi aspek akibat nan menahan laju penguatan indeks.

Ia pun menyarankan penanammodal dapat mencermati beberapa saham dari emiten dia rekomendasikan. Herditya merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias BBRI nan ditutup menguat 0,59 persen ke level 3.430 pada pekan lalu. Ia memproyeksi BBRI dapat menyentuh level 3.610 pada pekan ini.

Kemudian, Herditya pun merekomendasikan saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk alias CMRY nan ditutup menguat 2,42 persen ke level 4.650 pada pekan lalu. Ia memproyeksi CMRY dapat menyentuh level 4.880 pada pekan ini.

Lalu, Herditya juga merekomendasikan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk alias MDKA nan ditutup menguat 1,51 persen ke level 3.370 pada pekan lalu. Ia memproyeksikan MDKA dapat menyentuh level 3.590 pada pekan ini.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan alias tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Youtube]

(pta)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru