slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Jangan Asal, Ini Adab Dan Aturan Saat Ziarah Ke Jabal Uhud

Sedang Trending 4 jam yang lalu

CNN Indonesia

Minggu, 26 Apr 2026 12:40 WIB

Jabal Uhud jadi salah satu tujuan kunjungan jemaah haji dan umrah di Madinah. Berikut etika dan patokan berkunjung di Jabal Uhud nan perlu diketahui. Ilustrasi. Ada beberapa etika dan patokan nan kudu diikuti saat kunjungan ke Jabal Uhud. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Jabal Uhud menjadi salah satu destinasi kunjungan nan nyaris selalu dikunjungi jemaah haji saat berada di Madinah.

Kawasan ini tidak hanya menawarkan pemandangan pegunungan nan khas, tetapi juga menyimpan sejarah krusial dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW, termasuk peristiwa perang Uhud nan menewaskan puluhan sahabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di letak ini pula terdapat makam para syuhada termasuk om nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib. Tak heran jika banyak jemaah memanfaatkan kunjungan ke Jabal Uhud sebagai momen refleksi sekaligus napak tilas perjuangan umat Islam.

Kendati demikian, ada sejumlah etika nan perlu diperhatikan jemaah saat berkunjung agar tetap tertib dan aman, seperti dilansir dari situs web resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI.

1. Gunakan identitas dan ikuti rombongan

Jemaah haji Indonesia diwajibkan mengenakan kartu identitas dan gelang haji selama beraktivitas, termasuk saat kunjungan ke Uhud.

Hal ini krusial untuk memudahkan identifikasi jika terjadi perihal nan tidak diinginkan, seperti tersesat alias terpisah dari rombongan.

Selain itu, penggunaan atribut rombongan juga membantu jemaah tetap mudah dikenali di tengah keramaian.

2. Hindari melangkah sendirian

Area Jabal Uhud cukup luas dan ramai, sehingga jemaah disarankan tidak melangkah sendirian. Tetap berbareng rombongan dapat menghindarkan diri dari akibat tersesat maupun potensi penipuan oleh oknum di sekitar lokasi.

3. Selalu melapor pada ketua rombongan saat ke bilik kecil

Jemaah diimbau untuk selalu melapor kepada ketua rombongan ketika hendak ke bilik mini alias mempunyai keperluan lain nan mengharuskan berpisah.

Hal ini krusial untuk memastikan keberadaan jemaah tetap terpantau dan menghindari akibat tertinggal.

4. Menjaga sikap saat di area makam

Saat berada di area makam syuhada, jemaah diimbau menjaga ketenangan dan tidak bermohon alias berzikir dengan bunyi keras.

Petugas setempat biasanya bakal menegur apalagi meminta jemaah meninggalkan area jika melanggar patokan tersebut. Sebagai tamu di negara lain, jemaah juga diharapkan menghormati patokan nan bertindak di letak ziarah.

5. Tidak melakukan tindakan nan merusak

Beberapa kasus menunjukkan adanya jemaah nan mencoret-coret batu di area Jabal Uhud, termasuk di Bukit Rumat nan menjadi bagian dari sejarah Perang Uhud. Tindakan ini dilarang lantaran merusak situs berhistoris dan mencoreng gambaran jemaah.

Jabal Uhud mempunyai sejarah lantaran sekitar 70 sahabat gugur sebagai syuhada, termasuk Sayyidina Hamzah disana. Kekalahan kaum Muslimin dalam perang tersebut juga menjadi pelajaran krusial tentang disiplin dan ketaatan.

Kini, area Uhud tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga ruang refleksi spiritual bagi jemaah nan mau lebih memahami perjalanan dakwah Rasulullah.

Dengan memahami dan menerapkan etika saat berziarah, kunjungan ke Jabal Uhud tidak hanya menjadi pengalaman wisata religi, tetapi juga momen pembelajaran nan memperkuat nilai keagamaan dan penghormatan terhadap sejarah Islam.

Banner Microsite Haji 2026

(nga/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru