Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) meraih penghargaan prestisius dalam arena The Asian Post Regional Champion Forum & Appreciation 2026 untuk keahlian finansial 2025 berpredikat "Sangat Baik", dalam kategori BPD KBMI 2.
Diselenggarakan di Hotel Alila Surakarta pada Kamis malam (16/4), aktivitas bertema Kebijakan Transfer Kas Daerah dan Masa Depan Penguatan BUMD, penghargaan diberikan langsung oleh Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto serta Dewan Pakar Infobank Sigit Pramono, dan diterima oleh Direktur Bisnis Mikro, Ritel, & Usaha Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo.
Tonny merasa berterima kasih dan berterima kasih atas apresiasi nan telah diberikan kepada perusahaan. Penghargaan ini disebut menandai keberhasilan keahlian finansial Bank Jatim pada periode September 2024-September 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim, kepercayaan para pemangku kepentingan, serta komitmen Bank Jatim dalam menjalankan strategi secara disiplin dan berkelanjutan.
"Ke depan, kami bakal terus menjaga momentum ini dengan tetap berfokus pada pertumbuhan nan sehat, inovasi, dan pembuatan nilai jangka panjang, nan menjadi modal krusial bagi Bank Jatim untuk mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan publik," kata Tonny.
Menurut Tonny, Bank Jatim tidak sekadar mencatat pertumbuhan kinerja, tetapi juga mengunci posisi sebagai salah satu BPD paling garang dalam konsolidasi dan transformasi digital. Terbukti, sepanjang 2025, Bank Jatim bisa membukukan untung bersih Rp 1,54 triliun alias tumbuh 20,65% (YoY).
Kemudian secara konsolidasi, Bank Jatim mencatat lonjakan keahlian nan signifikan setelah resmi menjadi induk lima BPD, ialah Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT. Konsolidasi ini menjadi salah satu aspek utama penguatan skala bisnis. Total aset konsolidasi Bank Jatim melonjak 42,93% menjadi Rp168,855 triliun, dari Rp118,142 triliun pada 2024.
Penyaluran angsuran juga meningkat tajam 46,65 persen menjadi Rp110,503 triliun, sementara untung bersih konsolidasi tumbuh 24,80 persen menjadi Rp1,617 triliun. Digitalisasi menjadi akselerator utama. Pengguna JConnect Mobile mencapai 993.972 user alias naik 22,40 persen, dengan nilai transaksi Rp65,77 triliun.
Dengan kombinasi antara konsolidasi, pertumbuhan laba, serta digitalisasi, bisa menjadikan Bank Jatim bukan hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga semakin matang sebagai lembaga finansial wilayah berskala besar dan terintegrasi.
"Kami ucapkan terima kasih kepada penyelenggara the Asian Post 2026 lantaran telah menilai dan mengapresiasi keahlian finansial Bank Jatim. Penghargaan ini tentu bakal menjadi semangat pendorong bagi seluruh Jatimers dalam memperkuat komitmen ke depan guna menjadikan Bank Jatim sebagai BPD nomor 1 di Indonesia," pungkas Tonny.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·