CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2026 12:00 WIB
Ilustrasi. Berikut kumpulan pantun mudik Lebaran nan hangat hingga kocak untuk dibagikan kepada family alias teman. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Berbagi pantun mudik Lebaran bisa menjadi langkah sederhana untuk menyampaikan rasa rindu, kebahagiaan, sekaligus permohonan maaf saat Hari Raya Idulfitri.
Tradisi berbalas pantun ini tidak hanya terkenal dalam percakapan sehari-hari, tetapi juga banyak digunakan sebagai caption media sosial, pesan singkat, hingga ucapan kepada family saat momen mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mudik sendiri merupakan salah satu tradisi unik masyarakat Indonesia menjelang Lebaran. Jutaan orang pulang ke kampung laman untuk berkumpul berbareng keluarga.
Dalam perjalanan panjang itu, beragam ungkapan sering muncul untuk menggambarkan suasana hati, mulai dari rasa rindu, harapan, hingga candaan tentang perjalanan mudik.
Pantun menjadi pilihan lantaran bentuknya ringan, mudah diingat, dan tetap mengandung pesan nan dalam.
Selain itu, pantun juga bisa mencairkan suasana, terutama ketika digunakan untuk menyampaikan permohonan maaf alias ucapan selamat Hari Raya.
Secara umum, pantun terdiri dari empat baris dengan rima nan saling berkaitan. Dua baris pertama biasanya berupa sampiran, sedangkan dua baris terakhir berisi pesan utama.
Dalam konteks mudik Lebaran, pesan tersebut sering berangkaian dengan kebahagiaan pulang kampung, pertemuan keluarga, hingga semangat saling memaafkan.
Pantun mudik Lebaran
Berikut beberapa pantun mudik Lebaran nan bisa dibagikan kepada family alias teman.
1. Jalan-jalan membeli kelapa,
Tidak lupa membeli pepaya,
Lebaran tiba penuh suka cita,
Mohon maaf lahir dan juga jiwa ya.
2. Pergi ke pasar membeli ketan,
Pulangnya membawa kembang melati,
Mudik Lebaran penuh harapan,
Bisa berkumpul dengan family tercinta nanti.
3. Naik sepeda menuju taman,
Singgah sejenak membeli jajanan,
Walau jauh di tanah perantauan,
Lebaran tetap pulang ke kampung halaman.
4. Pagi hari memetik pandan,
Harumnya sampai ke ruang tamu,
Hari Lebaran waktunya berjabat tangan,
Maafkan segala salah dan khilafku.
Selain pantun nan bernuansa hangat, ada pula pantun mudik nan ringan dan menghibur.
Pantun seperti ini biasanya menggambarkan perjalanan pulang kampung nan penuh cerita, mulai dari macet di jalan hingga persiapan membawa oleh-oleh untuk family di rumah.
Pantun mudik Lebaran nan lucu
Beberapa contoh pantun mudik Lebaran kocak antara lain:
1. Pergi memancing di tepi telaga,
Pulangnya membawa ikan sepat,
Perjalanan mudik memang melelahkan juga,
Tapi terbayar saat berjumpa family tercinta.
2. Jalan-jalan membeli kedondong,
Tidak lupa membeli rambutan,
Lebaran datang membawa senang,
Saatnya pulang berjumpa orang rumah dan kerabat.
3. Minum kopi ditemani kue,
Duduk santuy di depan beranda,
Mudik Lebaran memang melelahkan ya,
Tapi senang saat tiba di rumah tercinta.
Dengan menggunakan pantun, pesan tersebut terasa lebih hangat dan tidak kaku. Kata-kata nan sederhana namun berirama membikin ucapan Lebaran menjadi lebih berkesan.
Selain dibagikan secara langsung, pantun mudik juga sering dijadikan caption di media sosial. Banyak orang menuliskan pantun ketika mengunggah foto perjalanan mudik, momen berkumpul berbareng keluarga, alias suasana kampung laman saat Lebaran tiba.
Demikian kumpulan pantun mudik Lebaran nan hangat hingga kocak untuk dibagikan saat hari raya Idul Fitri.
(asp/fef)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·