slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Latar Dendam Dan Persekutuan 4 Tentara Siram Air Keras Ke Andrie Yunus

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Oditur militer mengungkap kronologi peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus dalam sidang dengan agenda dakwaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (29/4).

Terdakwa I dalam kasus ini adalah Sersan Dua Edi Sudarko, terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, terdakwa III Kapten Nandala Dwi Prasetyo dan terdakwa IV Letnan Satu Sami Lakka (SL).

Oditur menyatakan keempat terdakwa mengenal Andrie pada Maret 2025 lampau saat Andrie memaksa masuk dan melakukan interupsi saat rapat revisi UU TNI di salah satu hotel di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan kejadian tersebut, para terdakwa menilai kerabat Andrie Yunus telah melecehkan lembaga TNI, apalagi menginjak-injak lembaga TNI," kata Oditur.

Lalu pada 9 Maret 2026, terdakwa I dan II berjumpa dan mengobrol soal kehidupan dinas dan pribadi. Saat itu, terdakwa I memperlihatkan video viral saat Andrie masuk dan menginterupsi rapat revisi UU TNI pada 2025 lalu.

Obrolan keduanya lampau bersambung pada Rabu 11 Maret. Saat itu keempat terdakwa berkumpul di bilik terdakwa I.

Menurut Oditur, di sela-sela perbincangan terdakwa I mengungkap kekesalannya soal Andrie Yunus.

"Dengan berbicara 'Saudara Andrie Yunus telah memaksa masuk ke ruang rapat hotel Fairmount Jakarta nan sedang membahas RUU TNI, sehingga kerabat Andrie Yunus telah menginjak injak lembaga TNI, dengan langkah kerabat Andrie Yunus berbareng LSM kontras menggugat UU TNI ke MK'," kata oditur.

"Selain itu kerabat Andrie Yunus menuduh TNI mengintimidasi dan melakukan teror di instansi Kontras. Serta TNI juga dituduh dalang alias tokoh tragedi kerusuhan akhir Agustus 2025. Saudara Andrie Yunus juga gencar melancarkan narasi anti militerisme," imbuh oditur.

Saat itu, terdakwa I berbicara mau memukul Andrie Yunus sebagai pelajaran dan pengaruh jera.

Namun, terdakwa II berbicara untuk tidak dipukuli, tetapi disiram saja dengan cairan pembersih karat.

"Terdakwa I berbicara saya saja nan menyiram, mendengar buahpikiran terdakwa II tersebut, terdakwa III setuju dan berbicara jika begitu kita kerjakan bersama-sama," kata Oditur.

Saat itu terdakwa I mencari info melalui google mengenai aktivitas Andrie Yunus. Andrie Yunus diketahui mempunyai aktivitas rutin Kamisan di Monas.

"Mendengar info tersebut, terdakwa III berbicara 'ya sudah jika begitu besok kita ke letak dan memberi pelajaran kepada Andrie Yunus'," kata oditur.

Lalu, terdakwa III membagi tugas ialah terdakwa I dan II mencari Andrie Yunus ke instansi Kontras, sedangkan terdakwa III dan terdakwa IV mencari ke YLBHI.

Lalu pada Kamis (12/4), keempatnya berangkat menggunakan dua sepeda motor. Terdakwa I dan II berboncengan, serta terdakwa III dan IV juga berboncengan.

Sebelum pergi dari Mess BAIS TNI, terdakwa II mengambil aki jejak nan berada di pojokan depan toilet. Lalu menuangkan dan mencampurkan air aki dengan cairan pembersih karat. Cairan itu dibawa menggunakan tumblr.

Sesampainya di Monas para terdakwa tidak menemukan keberadaan Andrie Yunus, kemudian para terdakwa melanjutkan mencari Andrie Yunus ke tempat lain.

"Sesampainya di Tugu Tani terdakwa I dan rerdakwa II berpisah dengan terdakwa III dan terdakwa IV. Di mana terdakwa III dan terdakwa IV ke arah YLBHI sedangkan terdakwa I dan terdakwa II ke arah Kwitang, bakal tetapi sebelum lampu merah Atrium Senen Jakarta Pusat, terdakwa II kembali arah dan masuk ke jalan kampung untuk memantau di seputar instansi Kontras," kata oditur.

Sekitar pukul 23.00 WIB terdakwa I dan Terdakwa II menemui terdakwa III dan terdakwa IV untuk membujuk pulang.

Kemudian pada saat bakal pulang terdakwa III memandang Andrie Yunus sedang naik sepeda motor keluar instansi YLBHI.

Terdakwa I dan terdakwa II langsung mengikuti Andrie Yunus sedangkan terdakwa III dan terdakwa IV mengikuti dari belakang.

"Tepat di persimpangan Jalan Salemba I dan Jalan Talang Jakarta Pusat sepeda motor terdakwa I dan terdakwa II kembali arah menuju arah sepeda motor Andrie Yunus dan pada saat sepeda motor terdakwa II memperlambat kecepatan sembari menunggu sepeda motor Andrie Yunus mendekat," kata oditur.

Saat itu, terdakwa I menyiram cairan nan dibawanya kepada Andrie Yunus.

"Saat berhadapan terdakwa I langsung menyiramkan cairan kimia tersebut ke bagian tubuh Andrie Yunus, nan juga mengenai terdakwa I. Terdakwa I langsung menjatuhkan botol tumbler dan langsung meninggalkan letak kejadian lurus ke arah RSCM sedangkan terdakwa III dan terdakwa IV lurus ke arah jalan Pramuka menuju Mess Bais TNI," katanya.

Oditur menyatakan latar belakang para terdakwa melakukan penyiram cairan kimia kepada Andrie Yunus adalah untuk memberi pelajaran pengaruh jera agar tidak menjelek-jelekan TNI.

Atas perbuatannya, para terdakwa didakwa dengan Pasal 469 ayat (1) KUHP Jo Pasal 20 huruf c KUHP. Subsider Pasal 468 ayat (1) KUHP Jo Pasal 20 huruf c KUHP. Lebih subsider Pasal 467 ayat (1) Jo ayat (2) KUHP Jo Pasal 20 huruf c KUHP.

(yoa/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru