slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mengapa Peristiwa Turunnya Al Quran Pada Tanggal 17 Ramadhan?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Sabtu, 07 Mar 2026 04:00 WIB

Ada argumen di kembali peringatan Nuzulul Qur'an pada malam ke-17 bulan Ramadhan. Simak penjelasannya berikut ini. Ilustrasi. Ada argumen di kembali peringatan Nuzulul Qur'an pada malam ke-17 bulan Ramadhan. (iStockphoto/Birol Dincer)

Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu momen krusial pada Bulan Ramadhan, ialah peringatan Nuzulul Qur'an. Umat muslim memperingatinya pada malam ke-17 Ramadhan dengan beragam kegiatan ibadah dan kajian tafsir Al-Qur'an.

Nuzulul Qur'an merupakan peristiwa awal turunnya wahyu Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Momentum ini menjadi titik awal kerasulan sekaligus dimulainya penyebaran aliran Islam kepada umat manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, banyak pula nan bertanya, kenapa Nuzulul Qur'an jatuh pada tanggal 17 Ramadan? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengapa Nuzulul Qur'an jatuh pada tanggal 17 Ramadhan?

Melansir NU Online, argumen Nuzulul Qur'an jatuh pada tanggal 17 Ramadhan dijelaskan melalui dua landasan utama nan dikemukakan para ulama, ialah dalil Al-Qur'an serta peristiwa sejarah turunnya wahyu pertama.

Dasar pertama merujuk pada firman Allah SWT dalam Surah Al-Anfal ayat 41 nan berangkaian dengan "Yaumul Furqan", ialah hari pembeda antara kebenaran dan kebatilan.

وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: "Dan kepada apa nan Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) pada hari Furqan, ialah pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Para ustadz menafsirkan istilah yaumul furqan sebagai peristiwa Perang Badar, ialah pertemuan antara pasukan Muslim dan kaum Quraisy nan terjadi pada 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah.

Pendapat ini juga diriwayatkan oleh Imam ath-Thabari dalam Jāmiʽul Bayān fi Ta'wīlil Qur'an dengan mengutip Hasan bin Ali RA nan menyatakan, malam Furqan terjadi pada tanggal 17 Ramadhan.

Landasan kedua, berangkaian dengan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Wahyu tersebut adalah Surah Al-'Alaq ayat 1-5 nan menjadi awal diturunkannya Al-Qur'an kepada umat manusia:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ۝ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ۝ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ۝ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ۝ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu nan menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah nan Maha Pemurah. nan mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan manusia apa nan tidak diketahuinya."

Karena wahyu pertama inilah nan menandai dimulainya risalah kenabian, maka peristiwa tersebut dijadikan dasar kuat peringatan Nuzulul Qur'an pada 17 Ramadhan.

Fase turunnya Al-Qur'an

Para ustadz menjelaskan, Nuzulul Qur'an terjadi dalam dua fase penurunan. Syekh Muhammad Ali As-Shabuni dalam kitab At-Tibyan fi Ulumil Qur'an menerangkan, Al-Qur'an tidak langsung turun sekaligus kepada Nabi Muhammad SAW.

Fase pertama adalah penurunan Al-Qur'an dari Lauh Mahfuzh ke langit bumi (Baitul Izzah) secara keseluruhan pada malam Lailatul Qadar. Fase kedua, ialah penurunan secara berjenjang dari langit bumi kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun.

Penurunan berjenjang ini mempunyai banyak hikmah, di antaranya memudahkan umat memahami aliran Islam serta memungkinkan perubahan sosial berjalan secara perlahan.

Metode tersebut juga menjadi pembeda utama antara Al-Qur'an dan kitab-kitab suci sebelumnya nan diturunkan sekaligus.

Dengan memahami sejarah dan dalilnya, umat Muslim dapat memaknai Ramadhan tidak hanya sebagai bulan ibadah ritual, tetapi juga sebagai bulan turunnya petunjuk hidup bagi seluruh manusia.

Semoga momentum Nuzulul Qur'an membikin kita makin istikamah mendekatkan diri kepada Al-Qur'an sepanjang waktu.

(gas/rti)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru