slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Menko Pm Serahkan Manfaat Bpjs Ketenagakerjaan Ke Nur Ainia

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar berbareng Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyambangi kediaman Almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna untuk menyampaikan empati sekaligus menyerahkan faedah program agunan sosial ketenagakerjaan kepada pihak keluarga.

Nur Ainia merupakan tenaga kerja Kompas TV nan menjadi salah satu korban meninggal bumi dalam kejadian kecelakaan Kereta Rangkaian Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek nan terjadi pada Senin lalu.

Menko Muhaimin menyampaikan duka cita nan mendalam atas tragedi tersebut dan menegaskan bahwa negara datang melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan perlindungan bagi para pekerja dan keluarganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berduka. Sejatinya, tidak ada nomor nan bisa menebus kepergian mereka. Kehadiran negara di sini adalah bentuk bahwa kami bersungkawa dan negara tidak bakal meninggalkan family nan ditinggalkan," ujar Muhaimin.

Menko PM menekankan, kejadian memilukan nan menewaskan 16 orang ini kudu menjadi renungan berbareng bahwa setiap pekerja adalah manusia berbobot nan menanggung akibat di perjalanan mencari nafkah. Karena itu, perlindungan agunan sosial adalah ikhtiar negara nan tidak bisa ditawar. Ia pun mengapresiasi perusahaan seperti Kompas TV nan telah mendaftarkan pegawainya sebagai peserta, dan menegaskan bahwa ini adalah tanggungjawab moral, bukan sekadar administrasi.

"Saya mengimbau semua perusahaan, mari kita terus kuatkan peran perlindungan sosial berbareng BPJS Ketenagakerjaan sebagai komitmen pemerintah dan seluruh pihak. Jangan sampai family nan ditinggalkan dalam duka justru menghadapi beban dobel lantaran tak adanya jaminan. Lindungi pekerja kita, lantaran mereka bukan sekadar aset, tapi manusia dengan family nan menunggunya pulang," tegasnya.

Sejalan dengan itu Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengungkapkan bahwa pasca kejadian pihaknya langsung bergerak sigap melakukan pendataan peserta nan menjadi korban serta memastikan seluruhnya mendapatkan penanganan optimal.

"Kami memberikan pelayanan proaktif, tanpa menunggu laporan. Pada saat kejadian, kami langsung datang ke lokasi, mendata seluruh peserta. Termasuk Mbak Nuraini ini, dan dengan support Kompas dan juga pemerintah Kabupaten Bekasi, maka kami melakukan jasa one day service sehingga manfaatnya bisa cair tidak lebih dari 2x24 jam,"ujar Saiful.

Pihaknya menegaskan Jaminan Kecelakaan Kerja tidak hanya mengcover kecelakaan pada saat bekerja, tapi juga pada saat berangkat kerja ataupun pulang kerja.

Berdasarkan hasil verifikasi, diketahui bahwa Almarhumah Nur Ainia telah terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2015. Dengan demikian, mahir waris berkuasa menerima faedah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia, Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pensiun (JP) dengan total mencapai Rp340 juta.

"Sebesar apa pun faedah nan kami berikan tentu tidak bakal bisa menggantikan kehadiran almarhumah di tengah keluarga. Namun ini adalah bentuk negara datang untuk melindungi dan menyejahterakan pekerja serta keluarganya saat terjadi risiko, sehingga family nan ditinggalkan tetap dapat melanjutkan kehidupannya dengan layak," imbuhnya.

Saiful juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kompas TV, dan seluruh pihak nan telah mendukung percepatan proses layanan, sehingga faedah dapat diserahkan secara sigap dan tepat kepada mahir waris.

Secara keseluruhan, dalam kejadian ini tercatat sebanyak 34 peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan menjadi korban, dengan rincian 9 orang meninggal bumi dan 25 orang lainnya saat ini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

"Untuk peserta nan dirawat kami berikan pelayanan totalitas sampai dengan sembuh sesuai indikasi medis. Dan selama mendapat perawatan, jika nan berkepentingan tidak bisa untuk sementara waktu, kami bakal bayarkan gajinya sesuai dengan bayaran nan didaftarkan pada saat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.Ini jadi satu bukti bahwa kami memberikan perlindungan dan jasa secara proaktif, totalitas secara sigap dan mudah,"sambungnya.

Menutup keterangannya, Saiful menegaskan pentingnya perlindungan agunan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja. Dimana perlindungan nan diberikan mulai dari berangkat kerja sampai dengan pekerja pulang ke rumah.

"Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti pengarahan Bapak Menko untuk jemput bola melalui jasa proaktif dan comply. Di sisi lain kami juga bakal menggandeng federasi dan serikat pekerja untuk melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya perlindungan agunan sosial ketenagakerjaan sekaligus mendorong para pekerja maupun pemberi kerja untuk alim mendaftarkan diri dalam BPJS Ketenagakerjaan sehingga perlindungan dapat dirasakan secara nyata ketika akibat terjadi," pungkasnya.

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru