slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kegiatan mudik pada momen Lebaran telah menjadi instrumen penggerak utama ekonomi nasional, dengan lonjakan konsumsi rumah tangga hingga 20 persen dibanding bulan biasa. Aktivitas massal ini pun menciptakan pengaruh domino beruntun, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah nan pendapatannya bisa tembus antara 50 sampai 70 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kejadian mudik secara nasional berkontribusi sekitar 1,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi tahunan, nan mendorong pemerataan peredaran duit mencapai ke beragam wilayah.

Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengakui bahwa setiap pengeluaran pemudik menciptakan akibat dobel bagi pelaku ekonomi, termasuk UMKM, pedagang, dan sektor jasa transportasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peningkatan aktivitas tersebut juga berkontribusi pada kenaikan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa. Dengan potensi nan besar tersebut, sinergi kebijakan serta penguatan peran UMKM menjadi kunci untuk mengoptimalkan momentum mudik Lebaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi nan inklusif dan berkelanjutan," kata Haryo.

Pada Lebaran 2026, aktivitas ekonomi diperkirakan bakal meningkat dibandingkan pada 2025 nan mencatatkan pergerakan 154,62 juta orang. Tahun ini, mobilitas dan shopping masyarakat diharapkan dapat mendukung sasaran pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,5 sampai 5,6 persen.

Optimisme tersebut didukung beragam kebijakan, antara lain alokasi stimulus fiskal lebih dari Rp12,8 triliun, penyaluran support sosial jelang Lebaran sebesar Rp11,92 triliun kepada 5,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hingga potongan nilai tarif transportasi senilai Rp911,16 miliar.

Dengan kontribusi konsumsi rumah tangga nan mencapai sekitar 53-54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), beragam stimulus itu diproyeksikan bisa memberikan akibat positif terhadap keahlian ekonomi nasional.

Haryo menjelaskan, pemerintah setiap tahun menjalankan beragam langkah pendorong aktivitas ekonomi pada momen mudik Idulfitri, seperti potongan nilai tiket transportasi umum nan dikompensasi melalui subsidi dan insentif fiskal, maupun penangguhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6 persen untuk tiket pesawat pada Lebaran 2025 nan sukses menurunkan nilai tiket hingga 14 persen.

Selain itu, biaya kebandaraan dan nilai avtur di 37 airport ikut diturunkan guna meningkatkan jangkauan jasa penerbangan bagi masyarakat, diikuti gelaran Program Mudik Gratis, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 2022-2025.

Kebijakan WFA ini sendiri dinilai sebagai penemuan nan tak hanya menguraikan kepadatan arus mudik, tetapi juga bisa memperpanjang lama tinggal pemudik di kampung halaman. Dengan rutinitas bekerja dan tetap menerima pendapatan, pemudik mempunyai lebih banyak waktu untuk beraktivitas dan berbelanja, sehingga mendorong perputaran duit dan memperkuat aktivitas ekonomi.

"Meski ada tekanan dunia akibat bentrok Iran dan Israel-AS, esensial ekonomi kita tetap kuat. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen tidak meningkatkan nilai BBM saat ini, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Jadi untuk Lebaran tahun ini diprediksi kita optimis ekonomi bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkas Haryo.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru