Makassar, CNN Indonesia --
Supriadi, narapidana kasus korupsi tambang ilegal, sekarang ditempatkan di sel isolasi buntut video viral nan merekam aktivitasnya tengah nongkrong di salah satu coffee shop berbareng petugas Rutan Kendari.
"Narapidana itu diberikan hukuman penahanan di sel isolasi dan dipindahkan dari Rutan Kendari ke Lapas Kendari," kata Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, Rabu (15/4).
Sementara itu, berdasar hasil pemeriksaan, kata Sulardi, pihaknya menemukan pelanggaran dilakukan petugas pengawal narapidana Supriadi setelah menjalani sidang PK di Pengadilan Negeri (PN) Kendari, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas itu sekarang tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga telah ditarik ke Kanwil Ditjenpas Sultra untuk menjalani hukuman disiplin.
"Kita langsung memeriksa nan mengawal penduduk bimbingan tersebut dibuatkan BAP," ujar Sulardi.
"Petugas itu mengawal narapidana singgah untuk minum kopi berbareng mantan bawahannya nan bekerja di Syahbandar. Seharusnya, petugas itu menolak rayuan itu dan kembali ke rutan," ungkapnya.
Supriadi merupakan mantan Kepala Syahbandar Kolaka nan telah dijatuhi vonis penjara selama 5 tahun dalam kasus korupsi nan merugikan negara sebesar Rp233 miliar dengan menerbitkan surat izin berlayar (SIB) 12 kapal tongkang tambang nikel dari tambang ilegal.
(mir/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·