CNN Indonesia
Selasa, 17 Mar 2026 10:30 WIB
Berikut referensi niat shalat plural Dzuhur Ashar ketika berada dalam perjalanan jauh seperti saat mudik. (AFP/GENT SHKULLAKU)
Jakarta, CNN Indonesia --
Umat Islam diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam mengerjakan shalat fardhu. Salah satu corak keringanan tersebut adalah diperbolehkannya melaksanakan shalat jamak.
Berikut niat shalat plural Dzuhur Ashar ketika berada dalam perjalanan jauh seperti saat mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak umat Islam tetap belum memahami syarat penyelenggaraan shalat plural Dzuhur Ashar ketika dalam situasi nan susah untuk melaksanakan ibadah shalat fardhu.
Dikutip dari laman Kemenag, shalat plural adalah menggabungkan dua shalat fardhu dalam satu waktu pelaksanaan.Keringanan ini diberikan kepada umat Islam nan melakukan perjalanan jauh minimal sekitar 82 kilometer. Kondisi ini dapat terjadi misalnya ketika Anda sedang dalam perjalanan mudik.
Namun tidak sembarang shalat fardhu bisa dijamak. Shalat nan boleh dijamak hanyalah shalat Dhuhur dengan Ashar serta Maghrib dengan Isya.
Niat shalat plural Dzuhur Ashar
Melansir dari NU Online, shalat plural terbagi menjadi dua jenis, ialah plural taqdim dan plural ta'khir.
1. Jamak taqdim
Jamak taqdim adalah melaksanakan dua shalat pada waktu shalat pertama. Contohnya, shalat Dzuhur dan Ashar dikerjakan pada waktu Dzuhur.
Selain itu, ada empat syarat utama penyelenggaraan plural taqdim:
- Tertib, ialah mendahulukan shalat pertama sebelum shalat kedua.
- Niat, dilakukan pada shalat pertama dan dianjurkan berbarengan dengan takbiratul ihram.
- Muwalat, ialah dilakukan secara berurutan tanpa jarak panjang.
- Masih dalam perjalanan, ketika melaksanakan shalat kedua.
Berikut niat sholat plural Dzuhur Ashar dengan plural taqdim:
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardladh-dhuhri arba'a raka'âtin majmû'an bil-'ashri jam'a taqdîmin lillâhi ta'ala
Artinya: "Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama' berbareng Ashar dengan jama' taqdim lantaran Allah Ta'ala".
Adapun niat shalat Maghrib dan Isya dengan plural taqdim:
أُصَلِّيْ فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: "Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama' berbareng Isya' dengan jama' taqdim lantaran Allah Ta'ala".
2. Jamak ta'khir
Jamak ta'khir adalah menggabungkan dua shalat pada waktu shalat kedua, misalnya Dhuhur dan Ashar dilakukan pada waktu Ashar.
Syaratnya ada dua, yaitu:
- Niat plural ta'khir dilakukan pada waktu shalat pertama.
- Ketika melaksanakan shalat kedua tetap dalam perjalanan.
Berikut referensi niat sholat plural Dzuhur Ashar dengan plural ta'khir:
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍلِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardladh-dhuhri arba'a raka'âtin majmû'an bil-'ashri jam'a ta'khîrin lillâhi ta'ala
Artinya: "Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama' berbareng Ashar dengan jama ta'khir lantaran Allah Ta'ala".
Kemudian, ada lafal niat shalat Maghrib dan Isya dengan jama' ta'khir:
أُصَلِّيْ فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: "Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya' dengan jamak ta'khir lantaran Allah Ta'ala".
Nah, itulah niat shalat plural Dzuhur Ashar nan dapat memberikan keringanan ibadah shalat fardhu ketika dalam perjalanan.
(gas/fef)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·