CNN Indonesia
Senin, 19 Jan 2026 10:41 WIB
Ilustrasi. Pendaftaran TKA SD dan SMP sudah dibuka hari ini, 19 Januari 2026, hingga akhir Februari. (istockphoto/PeopleImages)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP sudah dibuka hari ini, 19 Januari 2026, hingga akhir Februari. Simak agenda komplit TKA SD dan SMP tahun ini.
TKA nan dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merupakan asesmen nasional untuk menilai pemahaman siswa terhadap mata pelajaran di sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil TKA bakal langsung disampaikan kepada sekolah. Setelah sekolah mendapatkan datanya, hasil TKA kemudian bakal dibagikan kepada siswa.
Merujuk info nan disampaikan di akun IG Kemendikdasmen (@kemendikdasmen), berikut agenda TKA SD dan SMP 2026:
- Pendaftaran: 19 Januari-28 Februari 2026
- Simulasi:
- SMP: 23 Februari-1 Maret 2026
- SD: 2-8 Maret - Gladi Bersih: 9-17 Maret 2026
- Pelaksanaan Utama:
- SMP: 6-16 April 2026
- SD: 20-30 April 2026 - Pelaksanaan Susulan: 11-17 Mei 2026
- Pengolahan Hasil: 18-23 Mei 2026
- Pengumuman Hasil: 24 Mei 2026
TKA bukan Ujian Kelulusan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menegaskan, TKA bukanlah ujian kelulusan dan tidak berkarakter wajib.
"Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah," ujar Abdul Mu'ti seperti dilansir laman resmi Kemendikdasmen.
Adapun penyelenggaraan TKA SD dan SMP ini merupakan kelanjutan dari TKA 2025 untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan Paket C. TKA 2025 tersebut telah dilaksanakan pada 3-6 November 2025.
Pada jenjang SD dan SMP, TKA bakal disinergikan dengan Asesmen Nasional (AN). Karakteristik dan pendekatan penilaian bakal disesuaikan dengan tahap perkembangan peserta didik.
Menurut Abdul Mu'ti, TKA dirancang sebagai asesmen nan mempunyai tiga kegunaan utama. Pertama, assessment of learning untuk memotret capaian.
Kedua, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran. Terakhir, assessment as learning nan menjadi bagian dari sistem penilaian komprehensif pendidikan.
Terkait pelaksanaannya, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, mengatakan TKA bakal dilakukan berbasis komputer.
"Seluruh proses asesmen bakal dilaksanakan berbasis komputer dengan memperhatikan kesiapan prasarana dan kondisi daerah. Mekanisme penyesuaian bakal disiapkan untuk mengantisipasi hambatan teknis di lapangan," ujar Toni.
Penilaian TKA bakal menggunakan pendekatan nan memperhatikan tingkat kesulitan dan karakter soal. Alhasil, tes ini bisa memberikan gambaran capaian nan lebih setara dan informatif.
(rti/rti)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·