Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak mau anak asuhnya kehilangan konsentrasi dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Man City baru meraih kemenangan krusial jelang akhir musim ketika menundukkan Arsenal di Stadion Etihad, Minggu (19/4). Gol Rayan Cherki dan Erling Haaland hanya bisa dibalas Kai Havertz.
Kemenangan atas Arsenal jadi sebuah titik krusial dalam perburuan gelar musim ini, namun Guardiola tak mau anak asuhnya bersenang-senang. Mantan pembimbing Barcelona dan Bayern Munchen itu tahu perjalanan tetap panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa pemuncak klasemen? Bukan kami. Secara selisih gol, mereka [Arsenal] lebih baik. Selangkah demi selangkah. Tetapi pastinya, kami punya angan dan tetap punya kesempatan untuk berjuang sampai akhir," ucap Guardiola setelah pertandingan Man City vs Arsenal dilansir dari ESPN.
Berbicara soal pertandingan, Guardiola menilai duel Man City vs Arsenal betul-betul menarik. Bahkan ahli strategi asal Spanyol itu menyatakan tetap bakal senang meski seandainya kalah.
"Dua tim terbaik di Inggris, saya pikir ini adalah sebuah pemasaran nan bagus untuk ke seluruh dunia. Saling jaga, serang, permainan cepat, detail-detail mini lain. Tidak ada lagi nan bisa dikatakan," ujarnya.
"Saya bakal puas dengan hasil seri alias kekalahan. Saat saya lihat apa nan saya lihat di tim saya, apa nan bisa saya katakan? Saya tidak bisa mengeluh, saya begitu bangga lantaran mereka betul-betul top," katanya menambahkan.
Kini Man City ada di ranking kedua klasemen Liga Inggris dengan 67 poin alias tertinggal tiga poin saja dari Arsenal. Peluang Manchester Biru pun terbuka lantaran punya sisa laga lebih banyak daripada The Gunners.
Jika Bernardo Silva dan kawan-kawan bisa menang atas Burnley pada tengah pekan depan, Man City bisa saja melangkahi Arsenal.
[Gambas:Video CNN]
(nva/jal)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·