slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Polisi: Pengeroyok Anggota Tni Di Stasiun Depok Dalam Kondisi Mabuk

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut para pelaku pengeroyokan terhadap satu anggota TNI di Stasiun Depok Baru dalam kondisi mabuk saat melakukan kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Gede Oka Utama mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, diketahui mereka sedang dipengaruhi alkohol saat melakukan pengeroyokan.

"Dapat kami sampaikan memang para pelaku terpengaruh minuman beralkohol," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Made menjelaskan para pelaku juga memang sehari-hari beraktivitas di area sekitar area Stasiun Depok Baru. Salah satu pelaku, kata dia, merupakan ahli parkir di Stasiun Depok Baru.

"Kebetulan para tersangka ini adalah orang nan memang biasa sehari-hari ada di Stasiun Depok. Salah satu tersangka merupakan ahli parkir," jelasnya.

Ia menyebut tindakan pengeroyokan dilakukan dengan tangan kosong hingga membikin korban mengalami sejumlah luka. Atas perbuatannya, Made menyebut para pelaku terancam balasan 5 tahun penjara.

"Untuk ancaman pasal, Pasal 262 KUHP dan alias Pasal 466 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara," tuturnya.

Sebelumnya seorang personil TNI AD berkedudukan peltu menjadi korban pengeroyokan di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat usai menegur ibu nan kasar kepada anaknya. Kejadian itu terekam video dan viral di media sosial.

"Iya. Korban TNI AD pangkat peltu," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (26/4).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/4), pukul 19.00 WIB, di Stasiun Depok Baru. Korban saat itu menegur seorang ibu nan tengah memukul anaknya.

Namun sikap dari personil TNI itu tak diterima. Anggota TNI AD tersebut pun dianiaya. Made menyampaikan, berasas penyelidikan dan CCTV, diduga pelaku berjumlah tiga orang.

Saat ini polisi sudah menangkap dua orang. Salah satu nan ditangkap termasuk suami ibu tersebut.

(tfq/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru