Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari mengatakan Bakom bakal lebih garang dalam mengomunikasikan kebijakan pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Qodari dalam aktivitas serah terima kedudukan dengan Angga Raka Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/4).
"Ke depan saya berambisi Bakom dapat lebih proaktif. Kalau bahasa hariannya, garang dalam mengomunikasikan kebijakan pemerintah," kata Qodari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Qodari menyebut langkah itu menjadi krusial mengingat banyak program pemerintah nan baru, sehingga memerlukan paradigma nan baru pula.
Qodari pun menyinggung ada pengamat di sosial media nan menganalisis penunjukannya sebagai kepala Bakom serta Hasan Nasbi menjadi Penasihat Khusus Presiden bagian Komunikasi sebagai posisi siap 'perang'.
"Ini katanya [pengamat] duanya ini jenis penyerang begitu. Wah ini ngajak ribut gitu. Ya saya langsung komentar begini, emang maunya situ nyerang-nyerang terus, enggak ada nan jawab gitu ya? Gitu. Enak aje, sorry ye," ujarnya.
Qodari juga menyampaikan bahwa lanskap info di bumi modern ini berbeda dengan dua dasawarsa lalu. Ia mengatakan hari ini sumber info tak terbatas di media massa belaka, tapi juga di media sosial.
"Yang namanya buletin dan info itu hanya sejarak jempol saja," katanya.
Qodari dilantik menjadi Kepala Bakom RI menggantikan Angga Raka Prabowo. Qodari sebelumnya menjabat Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
Kini posisi itu digantikan oleh Jenderal Purn. Dudung Abdurachman. Sebelum itu, Qodari menjabat sebagai Wakil Kepala KSP mendampingi A. M. Putranto nan saat itu merupakan Kepala KSP.
(fra/mnf/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·