Jakarta, CNN Indonesia --
Roy Suryo menyatakan takkan mengikuti jejak Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis nan menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Ketiganya berstatus tersangka dalam kasus tudingan piagam tiruan Jokowi oleh interogator Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Enggak, enggak (akan berjumpa Jokowi)," kata Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roy juga mengaku telah berjumpa dengan Eggi dan Damai usai pertemuan itu.
Ia juga menyebut bahwa keduanya tak menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi dalam pertemuan tersebut.
"Yang berkepentingan sudah menyatakan enggak ada minta maaf minta maaf itu. Nah jadi makannya kita tunggu saja, enggak ada minta maaf minta maaf. Ini (foto pertemuan) tiruan ya, nggak ada," ucap dia.
Eggi dan Damai mendatangi kediaman pribadi Jokowi di Sumber, Solo pada Kamis (8/1) pekan lalu.
Kedatangan mereka ke kediaman Jokowi dikonfirmasi ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah.
Syarif mengatakan keduanya datang untuk menjalin silaturahmi dengan Jokowi.
"Iya betul. Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis," katanya saat dihubungi awak media, Kamis (8/1).
Teranyar, Eggi dan Damai juga disebut telah mengusulkan permohonan keadilan restoratif (restorative justice/RJ).
Jokowi pun berambisi Polda Metro Jaya mempertimbangkan permohonan RJ tersebut
"Ya, telah hadir, bersilaturahmi Bapak Prof Eggi Sudjana dan Bapak Damai Hari Lubis ke rumah saya," kata Jokowi, Solo, Rabu (14/1).
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin tak membeberkan kapan mereka mengusulkan RJ. Ia hanya menyebut permohonan restorative justice tersebut tetap dalam proses.
"Masih dalam proses RJ-nya ya. Iya [sudah dilayangkan permohonannya]," kata Iman kepada wartawan, Senin (12/1).
(mnf/sur)
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·