slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Jualan Di Tiktok, 9 Orang Sindikat Perdagangan Bayi Di Medan Diringkus

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Medan, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap sindikat perdagangan bayi di Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor, Kota Medan, Sumatra Utara. Sindikat perdagangan bayi ini mempromosikan kejahatannya dengan modus mengambil anak di platform berbagi video TikTok.

Dari pengungkapan itu, polisi meringkus sembilan orang tersangka ialah HD (46), HT (24), J (47), BS (29), HR (31), VL (33), N (34), K (33), dan S (38).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan sindikat perdagangan bayi ini dikendalikan oleh HD nan dibantu asistennya HT. HD memasarkan penjualan bayi ini hingga ke Balige, Banda Aceh dan Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka mempromosikan penjualan bayi ini melalui platform Tiktok nan sudah mempunyai banyak pengikut dengan menyamarkannya seolah-olah menyediakan mengambil anak," ujar Jean Calvijn Simanjuntak, Jumat (16/1).

Kasus ini terungkap berasas laporan penduduk nan berprasangka lantaran wanita mengandung cukup sering keluar masuk kontrakan HD di Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor. Kemudian polisi melakukan penyelidikan.

"Saat petugas datang ke kontrakan HD, rupanya ada seorang ibu mengandung berinisial BS nan tinggal di rumah itu. Awalnya BS mengaku disandera dan disekap oleh HD. Namun belakangan diketahui rupanya BS sengaja tinggal di sana dan terikat perjanjian bahwa bayinya bakal dijual HD jika kelak sudah melahirkan," jelasnya.

Jean Calvijn menambahkan HD ditangkap dengan tersangka J nan merupakan pengemudi transportasi online. Saat itu mereka membawa bayi berumur 5 hari untuk dijual, tapi kemudian transaksi dibatalkan calon pembeli bayi.

"Kasus kembali dikembangkan hingga akhirnya petugas menangkap tersangka lainnya termasuk 2 orang nan berprofesi sebagai perawat serta pasangan suami istri nan bakal menjual bayi mereka," paparnya.

Menurutnya, dari hasil penyelidikan, tersangka HD sudah tiga kali menjual bayi. Tersangka HD melakukan pembelian bayi dengan nilai Rp10 juta. Kemudian HD menjualnya dengan orang lain di nomor Rp15 juta, Rp20 juta, apalagi Rp25 juta.

"Tergantung kondisi dari si bayi tersebut. Apabila sesuai dengan si pemilik akhir, maka bayi tersebut bakal dihargai lebih mahal. Saat ditangkap, polisi juga menemukan bayi berumur 2 hari dan bayi berumur 5 hari nan bakal dijual HD," paparnya.

(fnr/wiw)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru