slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Rukun Dan Syarat Wajib Zakat Fitrah Yang Harus Dipenuhi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 16 Mar 2026 10:53 WIB

Ada sejumlah rukun dan syarat wajib amal fitrah nan perlu diketahui umat Muslim. Apa saja itu? Ilustrasi. Ada sejumlah rukun dan syarat wajib amal fitrah nan perlu diketahui umat Muslim. (iStockphoto/Rani Nurlaela Desandi)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap umat Muslim, baik laki-laki maupun wanita sebelum Hari Raya Idulfitri.

Namun, agar pelaksanaannya sah, umat Islam perlu memahami langkah menyalurkan amal fitrah nan betul sesuai tuntunan syariat. Simak rukun dan syarat wajib amal fitrah nan perlu diketahui umat muslim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zakat fitrah sebagai momentum umat Islam untuk penyucian diri setelah menjalankan puasa sekaligus membantu masyarakat nan kurang mampu. Oleh lantaran itu, amal fitrah kudu memberikan faedah maksimal bagi pemberi maupun penerimanya.

Umat Islam dianjurkan untuk menunaikan amal fitrah sejak awal Ramadan hingga paling lambat sebelum penyelenggaraan salat Idul Fitri. Dikutip dari beragam sumber, berikut rukun dan syarat wajib amal fitrah agar tetap sah pelaksanaannya.

Rukun amal fitrah

Rukun amal fitrah merupakan unsur nan wajib dipenuhi dalam penyelenggaraan amal agar ibadah tersebut sah menurut hukum Islam.

1. Niat

Niat menjadi rukun utama dalam menunaikan amal fitrah lantaran amal adalah ibadah nan dilakukan semata-mata lantaran Allah SWT.

Berikut referensi niat amal fitrah untuk diri sendiri:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan amal fitrah untuk diriku sendiri, fardu lantaran Allah Ta'ala."

2. Terdapat muzakki alias orang nan berzakat

Muzakki adalah orang nan menunaikan amal fitrah, ialah perseorangan nan mempunyai keahlian alias rezeki lebih sehingga dapat menjalankan tanggungjawab tersebut.

3. Terdapat mustahik alias penerima zakat

Mustahik merupakan golongan nan berkuasa menerima amal sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60 berikut:

إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلْفُقَرَآءِ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْعَٰمِلِينَ عَلَيْهَا وَٱلْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَٱلْغَٰرِمِينَ وَفِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ (٦٠)

"Sesungguhnya amal itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang nan dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang-orang nan berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang nan sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai tanggungjawab dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana."

4. Memberikan kekayaan alias makanan pokok

Zakat fitrah diberikan dalam corak makanan pokok seperti beras, sebagaimana praktik pada masa Rasulullah SAW. Namun, dalam praktik saat ini, amal fitrah juga dapat dibayarkan dalam corak duit nan nilainya setara dengan makanan pokok tersebut.

Syarat wajib amal fitrah

Selain rukun, terdapat beberapa syarat nan menjadikan seseorang wajib menunaikan amal fitrah:

  • Beragama Islam: Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap Muslim.
  • Merdeka: Orang nan merdeka, bukan hamba sahaya, wajib menunaikan amal fitrah.
  • Mampu alias berkecukupan: Seseorang nan bisa memenuhi kebutuhan pokok diri dan keluarganya wajib bayar amal fitrah, termasuk bagi orang nan menjadi tanggungannya.
  • Menemui waktu wajib zakat: Waktu wajib amal fitrah adalah saat terbenamnya mentari pada akhir Ramadhan. Pembayaran dapat dilakukan sejak awal Ramadhan, tetapi lebih utama menjelang Lebaran sebelum salat Id.

Syarat orang nan tidak wajib amal fitrah

Tidak semua orang mempunyai tanggungjawab bayar amal fitrah. Beberapa kondisi berikut termasuk golongan nan tidak wajib menunaikannya:

  • Orang nan meninggal sebelum terbenam mentari pada akhir Ramadhan.
  • Anak nan lahir setelah terbenam mentari pada akhir Ramadhan.
  • Orang nan baru memeluk kepercayaan Islam setelah mentari terbenam pada akhir Ramadhan.
  • Tanggungan istri nan baru dinikahi setelah mentari terbenam pada akhir Ramadhan.

Memahami rukun dan syarat wajib amal fitrah menjadi langkah krusial agar ibadah amal dilaksanakan dengan betul dan sesuai tuntunan hukum Islam. Semoga bermanfaat!

(gas/rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru