CNN Indonesia
Kamis, 12 Feb 2026 12:25 WIB
Universitas Terbuka (UT) Tarakan memperkenalkan sistem pembelajaran jarak jauh pada ratusan mahasiswa baru nan mengikuti masa orientasi pada Sabtu (31/1). (Foto: Universitas Terbuka)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 140 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Tarakan resmi memulai pendidikan tinggi mereka pada Sabtu (31/1).
Momen tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Masa Registrasi 2025.2 Batch 1 nan memperkenalkan sistem pembelajaran jarak jauh kepada para peserta.
Mahasiswa nan mengikuti OSMB datang dari beragam latar belakang. Sebagian telah bekerja, sebagian lainnya baru melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Universitas Terbuka menjadi pilihan lantaran menawarkan elastisitas belajar tanpa mengabaikan kualitas. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh, UT memungkinkan mahasiswa tetap menempuh pendidikan tinggi tanpa kudu meninggalkan pekerjaan, keluarga, maupun tempat tinggal.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tarakan Khairul menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak ditentukan oleh nama kampus semata, melainkan oleh kemauan, disiplin, dan konsistensi dalam belajar.
Menurutnya, UT telah menyediakan akses dan akomodasi pendidikan nan terbuka, namun hasil akhirnya sangat berjuntai pada kesungguhan mahasiswa dalam mengelola proses belajar secara mandiri.
Khairul juga mengingatkan bahwa bumi saat ini terus berubah dengan cepat. Perkembangan teknologi dan kepintaran buatan menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan baru.
Dalam kondisi ini, pendidikan berkedudukan krusial membentuk sumber daya manusia nan adaptif dan siap menghadapi perubahan.
"Orang-orang nan sukses adalah mereka nan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan," ujar Khairul dalam sambutannya.
Lebih lanjut, dia menyoroti dua tantangan besar nan bakal dihadapi Indonesia, ialah Revolusi Industri 5.0 dan bingkisan demografi pada 2030.
Bonus demografi, kata Khairul, hanya bakal menjadi kesempatan andaikan diiringi dengan kualitas sumber daya manusia nan baik. Tanpa pendidikan nan memadai, jumlah masyarakat usia produktif nan besar justru berpotensi menjadi persoalan.
Dalam konteks peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi, Universitas Terbuka dinilai mempunyai peran strategis, terutama di daerah. Sistem pembelajaran jarak jauh nan diterapkan UT bisa menjangkau masyarakat nan mempunyai keterbatasan akses pendidikan konvensional.
"Sistem pembelajaran jarak jauh nan diterapkan UT saya kira bisa menjangkau masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan konvensional," imbuh Khairul.
Keberadaan Universitas Terbuka juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berbobot nan inklusif dan merata.
Melalui model pendidikan terbuka, UT mendorong kesempatan belajar sepanjang kehidupan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menutup sambutannya, Khairul berambisi para mahasiswa baru Universitas Terbuka Tarakan dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya dan menjaga semangat belajar hingga lulus.
(fef)
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·