CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 10:34 WIB
Ilustrasi. Jelang Hari Raya Idul Fitri, takbiran menjadi perihal nan paling ditunggu-tunggu umat muslim. Lalu, takbiran Idul Fitri berjalan berapa hari? (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jelang Hari Raya Idul Fitri, takbiran menjadi perihal nan paling ditunggu-tunggu umat muslim.
Suara takbir bergaung hingga ke pelosok tempat sebagai tanda kemenangan setelah berpuasa di bulan Ramadhan. Lalu, takbiran Idul Fitri berjalan berapa hari?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Takbiran menjadi salah satu ibadah nan sangat dianjurkan. Takbiran dengan langkah mengumandangkan kalimat Allahu Akbar menjadi sebuah corak ungkapan rasa syukur atas nikmat nan telah diberikan oleh Allah SWT.
Idul Fitri menjadi salah satu momen paling spesial bagi umat muslim. Pada saat itu, umat muslim saling mengunjungi untuk menyambung dan mempererat tali silaturahmi. Nah, takbiran menjadi penyambut datangnya hari raya Idul Fitri.
Takbiran Idul Fitri berapa hari?
Hukum mengumandangkan takbiran Idul Fitri adalah sunah muakkadah. Hal ini berasas firman Allah SWT nan terdapat di dalam Surah Al Baqarah Ayat 185 nan bersuara sebagai berikut:
"وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ...."
Artinya: "...dan hendaklah Anda mencukupkan bilangannya (puasa Ramadhan) dan hendaklah Anda mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya nan diberikan kepadamu, agar Anda bersyukur." (Al Baqarah Ayat 185)
Dalam surah tersebut Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk mengagungkan nama Allah SWT dengan langkah mengumandangkan takbir.
Hal ini dilakukan semata-mata agar seorang muslim dapat berterima kasih atas nikmat nan telah diberikan oleh Allah SWT.
Dikutip dari NU Online, dalam sebuah riwayat nan tertulis di kitab Fathul Qarib menyebut bahwa disunnahkan bagi umat Islam untuk mengumandangkan takbir pada malam hari raya, termasuk Idul Fitri.
Bahkan dituliskan juga jika seluruh umat Islam baik laki-laki maupun perempuan, dalam perjalanan alias tinggal dan di mana pun tempatnya untuk tetap mengumandangkan takbir.
ويكبر ندبا كل من ذكر وأنثى وحاضر ومسافر في المنازل والطرق والمساجد والأسواق، من غروب الشمس من ليلة العيد، أي: عيد الفطر، ويستمر هذا التكبير إلى أن يدخل الإمام في الصلاة للعيد، ولا يسن التكبير ليلة عيد الفطر عقب الصلاة، ولكن النووي في "الأذكار" اختار أنه سنة
Artinya: Disunnahkan takbir bagi laki-laki dan perempuan, musafir dan mukim, baik nan sedang di rumah, jalan, masjid, ataupun pasar. Dimulai dari terbenam mentari pada malam hari raya bersambung sampai shalat Idul Fitri.
Selain itu, dalam sebuah sabda nan diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abdullah bin Abbas RA, Nabi Muhammad SAW berfirman nan artinya:
"Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) lantaran perihal itu dapat melebur dosa-dosa."(HR. Ahmad)
Berdasarkan kedua hadist tersebut, dapat disimpulkan jika takbiran Idul Fitri hanya berjalan satu hari saja. Takbiran Idul Fitri dimulai saat mentari terbenam pada hari terakhir di bulan Ramadhan hingga sebelum dilaksanakannya sholat Idul Fitri.
Bacaan takbir Idul Fitri
Adapun referensi takbir nan sering dibaca oleh masyarakat pada saat takbiran Idul Fitri sebagai berikut.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu
Artinya: Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.
Itulah penjelasan mengenai takbiran Idul Fitri berapa hari untuk dipahami.
(ahd/fef)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·