CNN Indonesia
Rabu, 28 Jan 2026 08:30 WIB
Taylor Swift marah setelah pesan pribadinya dengan Blake Lively terbongkar dan semakin menyeretnya dalam drama Lively dengan Justin Baldoni. (AFP/ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Taylor Swift disebut sangat marah setelah pesan pribadinya dengan Blake Lively terbongkar dan semakin menyeret musisi itu dalam drama Lively dengan Justin Baldoni.
Seorang sumber mengatakan bahwa pesan nan menjadi bagian dari arsip pengadilan itu terasa seperti pelanggaran privasi oleh Taylor Swift dan membuatnya sangat tidak nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya, ini sangat susah bagi Taylor," kata sebuah sumber kepada Us Weekly dan diberitakan Page Six pada Senin (26/1).
"Tersebarnya pesan-pesannya membuatnya merasa terekspos dan seperti dilanggar, seperti, sesuatu nan pribadi tiba-tiba bukan miliknya lagi. Itu tidak nyaman baginya."
Page Six menyebut sudah menghubungi perwakilan Swift mengenai berita tersebut untuk meminta tanggapan, tapi tak mendapatkan respons.
Pada 20 Januari 2025, Taylor Swift menjadi pemberitaan setelah kedapatan menghina sutradara It Ends with Us, Justin Baldoni, dalam percakapan pesannya dengan Blake Lively pada 2024 nan terungkap.
Dalam arsip pengadilan nan diungkap dan diberitakan Variety pada Selasa (20/1), Swift kedapatan menyebut Baldoni sebagai "b*itch" saat berganti pesan dengan Blake Lively.
Kata kasar tersebut muncul saat Swift dan Lively membahas pemberitaan mengejutkan dari New York Times soal perseteruan Blake dengan Baldoni.
Bukan hanya itu, Swift juga menyebut "tiny violin" alias berfaedah "biola kecil" nan merupakan idiom untuk menyindir perilaku seseorang 'playing victim'.
"Gue rasa b*jingan ini tahu sesuatu bakal terjadi lantaran dia sudah mengeluarkan biola kecilnya," tulis Swift dalam pesan nan tercantum dalam arsip tersebut.
Dalam arsip nan sama, percakapan setahun sebelumnya mengungkap bahwa Blake Lively menyebut Baldoni sebagai "sutradara g*blok movie gue" dalam pesan kepada Swift.
Blake Lively juga menambahkan bahwa Baldoni itu "badut" nan "mengira dirinya seorang penulis sekarang."
Perselisihan ini telah memanas sejak Desember 2024. Sebelumnya, Baldoni sempat menggugat kembali Lively dan suaminya, Ryan Reynolds, senilai US$400 juta atas tuduhan perusakan reputasi, tetapi gugatan itu telah ditolak pengadil pada Juni 2025.
Jika Hakim Liman memutuskan kasus ini tetap berlanjut, persidangan dijadwalkan bakal digelar pada 18 Mei mendatang.
(end)
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·