CNN Indonesia
Rabu, 08 Apr 2026 09:45 WIB
Ilustrasi kapal pesiar. (Istockphoto/Rawpixel)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah kapal pesiar karam di pulau tempat syuting movie Cast Away pada Minggu (5/4) setelah terseret badai. Sebanyak 30 penumpang kapal sukses dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kapal MV Fiji Princess nan dioperasikan oleh Blue Lagoon Cruises berlayar mengangkut 30 penumpang di dalamnya. Pada hari Sabtu (4/4), angin besar mendadak menghantam dan menyeret kapal hingga ke Pulau Monuriki, Fiji.
Pulau Monuriki merupakan pulau tak berpenghuni di Kepulauan Mamanuca. Pulau ini pernah menjadi letak syuting movie Cast Away pada tahun 2000 nan dibintangi tokoh ternama Tom Hanks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Sabtu lalu, awalnya kapal MV Fiji Princess membuang sauh (jangkar) saat cuaca tetap tenang. Namun, mendadak angin besar datang dan menyeret jangkar sampai ke terumbu karang di dekat Pulau Monuriki sehingga tersangkut di sana.
"Sementara penyelidikan berada pada tahap awal, kondisi kapal nan berlabuh di wilayah itu terlihat tenang. Tampaknya angin besar nan parah menyebabkan jangkar kapal terseret ke arah terumbu karang terdekat di mana kapal terdampar," ujar pernyataan Blue Lagoon Cruises, mengutip Stuff.
Kemudian pada Minggu (5/5) pagi waktu setempat, sebuah kapal feri datang untuk menjemput MV Fiji Princess nan panjangnya mencapai 55,52 meter tersebut. Sebanyak 30 penumpang sukses dievakuasi.
Mereka turun dengan membawa semua peralatan bawaan dalam keadaan selamat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian kapal karam tersebut. Penumpang nan telah dievakuasi kemudian dibawa ke Pulau Denarau, Fiji.
Pihak Blue Lagoon Cruises mengatakan, untuk mengurangi akibat pencemaran lingkungan dari kapalnya nan karam ini, mereka telah menyedot lenyap bahan bakar dan minyak lainnya nan ada di MV Fiji Princess.
Kalau kapal bocor, maka bahan bakar dan minyak alias bahan kimia lainnya nan ada di lambung kapal dapat mencemari laut, sehingga Blue Lagoon Cruises segera mengosongkan bahan bakar dan minyak nan ada di kapal karam tersebut.
Dalam upaya ini, seorang ahli pengamanan (salvage specialist) nan merupakan mahir teknis untuk memindahkan kecelakaan kapal juga ikut mengawasi operasi lapangan.
Ahli pengamanan kapal asal Australia tersebut telah berada di letak kejadian sejak hari Minggu (5/4) untuk mengawasi upaya pemulihan kapal agar melangkah lancar.
(ana/wiw)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·