slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Biodiesel-bioetanol Dinilai Bisa Jadi Jembatan Transisi Kendaraan Ev

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai penggunaan bahan bakar biofuel, seperti biodiesel dan bioetanol, bisa menjadi jembatan transisi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini juga dirasa tepat sebelum beranjak sepenuhnya ke penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (EV).

"Biofuel apalagi menurut saya bisa menjadi bridging fuel sebelum ke EV," ucap Kepala Center of Industry, Trade, and Investment INDEF Andry Satrio Nugroho di Jakarta melansir Antara, Jumat (24/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peran biofuel sebagai jembatan transisi daya dari BBM fosil, kata dia, bakalan terasa di wilayah-wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Sebab mereka belum tersentuh oleh prasarana pendukung kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab itu sembari menunggu kesiapan pemerataan prasarana kendaraan listrik, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan mereka terhadap BBM fosil dengan langkah beranjak ke biofuel.

"Karena segmennya menurut saya juga berbeda. Di beberapa wilayah tetap dibutuhkan (BBM), sembari kita bisa menunggu prasarana dari EV-nya tercipta di wilayah tersebut. Saya kira kita perlu mendorong itu (biofuel dan EV) berdampingan," ucap Andry.

Sementara itu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan kebijakan mandatori biodiesel 50 alias B50 bakal diterapkan secara serentak untuk semua sektor nan dimulai pada 1 Juli 2026.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi bilang B50 tetap dalam tahap uji jalan nan ditargetkan selesai pada Mei 2026 untuk sektor otomotif. Tahap uji jalan, telah berjalan sejak 9 Desember 2025 terhadap 9 unit kendaraan.

Setelah dilakukan uji jalan, Kementerian ESDM bakal melakukan pengecekan terhadap kondisi mesin.

Uji jalan dan pengecekan mesin untuk sektor otomotif ditargetkan selesai Juni 2026. Hasil sementara uji B50 menunjukkan bahwa kualitas bahan bakar B50 telah memenuhi spesifikasi nan dipersyaratkan.

Berbeda dari biodiesel, BBM untuk mesin bensin bioetanol saat ini tetap dalam standar E5 alias lima persen campuran etanol. BBM jenis ini telah tersedia di SPBU Pertamina dengan nama produk Pertamax Green.

(ryh/fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru