slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Hari Kartini, Paragoncorp Hadirkan Ruang Refleksi Lewat Women's Space

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

ParagonCorp dalam momentum Hari Kartini 2026 menggelar sesi obrolan "Her Strength, Her Light: A Journey through Doubt, Growth, and Becoming" di Wisma Habibie & Ainun, nan menandai penguatan komitmen dalam mendukung pemberdayaan wanita melalui pengembangan inisiatif Women's Space.

Sesi nan dipandu Marissa Anita ini menghadirkan Retno Marsudi, Susy Susanti, Nikita Willy, Nadia Habibie, serta dr. Sari Chairunnisa, dalam obrolan reflektif mengenai kekuatan nan terbentuk dari perjalanan hidup masing-masing.

Mengangkat narasi "menemukan kekuatan di kembali rasa belum cukup", ParagonCorp menyoroti bahwa banyak wanita mempunyai kemauan untuk berkembang, namun kerap dihadapkan pada keraguan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa menyatakan, studi memperlihatkan bahwa kebanyakan wanita mempunyai motivasi untuk berkembang, namun tidak semuanya mempunyai kepercayaan diri nan cukup untuk melangkah.

Salah satunya, riset Mestara (2025) menunjukkan bahwa 83 persen wanita mau berkembang, tetapi hanya sekitar 30 persen nan merasa cukup percaya diri melakukannya. Menurut dr. Sari, rasa tak percaya diri itu bisa dikendalikan.

"Sering kali wanita terlihat tenang dan mampu, tetapi di dalamnya tetap ada pertanyaan, apakah saya sudah cukup? Saya juga pernah berada di titik itu. Namun saya belajar bahwa keraguan bukan sesuatu nan kudu dihilangkan, melainkan dihadapi dan justru dari situlah kita bertumbuh, sekaligus tetap rendah hati." kata dr. Sari.

Terinspirasi dari kisah B.J. Habibie dan Hasri Ainun Besari, sesi ini juga menekankan pentingnya support dan relasi dalam perjalanan perempuan. Bagi Retno Marsudi, pertanyaan tentang kapabilitas pribadi justru menyulut semangatnya.

"Pertanyaan 'saya sudah cukup belum ya?' alias 'saya tetap bisa lebih maju nggak ya?' sering muncul di akal kita sebagai perempuan. Namun bagi saya, justru saat pertanyaan itu hadir, di situlah semangat saya tumbuh," ujarnya.

Susy Susanti nan bertumbuh dalam bumi nan didominasi laki-laki, mengaku menjadikan tantangan sebagai motivasi.

"Namun pesan untuk pantang menyerah menjadi kekuatan bagi saya untuk terus maju, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membuka jalan bagi wanita lain," kata Susy.

Sementara itu, Nikita Willy berbagi bahwa hidup di bawah sorotan publik kerap membuatnya berhadapan dengan ekspektasi dan penilaian orang lain.

"Namun di setiap fase kehidupan, saya belajar untuk tetap jujur pada diri sendiri dan konsisten dengan apa nan saya jalani," ujarnya.

"Privilege bukan hanya tentang kesempatan, tetapi juga tanggung jawab gimana kita bisa memberi akibat bagi sekitar," tambah Nadia Habibie.

Women's Space ParagonCorp

Kehadiran Women's Space dirancang ParagonCorp sebagai ruang bagi wanita untuk bertumbuh, belajar, dan saling menguatkan. Sejak 2023, Women's Space telah menjangkau lebih dari 10.000 wanita melalui roadshow di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, dan Makassar, dengan lebih dari 1.000 peserta nan sekarang tergabung aktif dalam komunitas.

Women's Space didorong menjadi wadah bagi wanita penggerak Indonesia untuk mengembangkan kapabilitas kepemimpinan, meningkatkan keahlian nan relevan, serta membangun jejaring dalam ruang nan kondusif dan suportif.

Memasuki fase pengembangan, ParagonCorp menghadirkan program mentorship sebagai langkah strategis untuk memperkuat dampak. Program ini mempunyai empat pilar kepemimpinan, ialah Leading Self, Leading Systems, Leading Enterprise, dan Leading Narratives.

Program ini turut didukung oleh para mentor wanita dari beragam latar belakang, seperti
CEO APDC Indonesia, nan juga seorang psikolog, konsultan, dan trainer, Analisa Widyaningrum; Founder dan CEO Komodo Water, Shana Fatina; Executive Board The Habibie Center sekaligus Executive Director Habibie & Ainun Foundation, Nadia Habibie; serta Founder dan CEO Zapfinance, Prita Ghozie.

Melalui Women's Space, ParagonCorp menargetkan lahirnya perempuan-perempuan pemimpin nan tidak hanya berkembang secara individu, tetapi juga bisa menciptakan akibat berkepanjangan di lingkungannya.

Women's Space datang dengan tujuan untuk nurture grounded women leaders who multiply positive impact across generations. Sejalan dengan kepercayaan ParagonCorp bahwa ketika satu wanita bertumbuh, dampaknya tidak berakhir pada dirinya sendiri, melainkan meluas ke keluarga, komunitas, hingga generasi berikutnya.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru