Beijing, CNN Indonesia --
Peluang Jetour T2 i-DM berteknologi plug-in hybrid (PHEV) masuk ke Indonesia kian terbuka. Pabrikan otomotif asal China ini sedang mengkalkulasi nilai nan sesuai untuk PHEV pertamanya di Indonesia.
"Jika tidak ada halangan masuk Indonesia di semester II tahun ini. Kami sedang hitung harganya agar diserap konsumen," kata Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia di Beijing, China (22/4).
Menurut, Ranggy sangat kental dengan kendaraan offroad SUV, hanya saja teknologinya lebih irit bahan bakar minyak (BBM).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kehadiran T2 i-DM tetap identik dengan kendaraan offroad, seperti jenis bensinnya. Dan ini sebagai pelengkap jenis Jetour T2 di Indonesia nan sebelumnya hanya tersedia mesin bensin," ucap Ranggy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ranggy sendiri percaya jika Jetour T2 i-DM dengan teknologi PHEV sebagai jawaban bagi konsumen nan menginginkan kendaraan offroad tapi tetap irit BBM
"Apaalagi di tengah kenaikan nilai BBM di Indonesia, saya rasa Jetour T2 i-DM adalah jawaban," tukas Ranggy.
Sepintas memandang eksteriornya tampak sama dengan T2 jenis bensin.
Foto: CNN Indonesia/ Muhammad Ikhsan
Jetour T2 plug-in hybrid diuji coba wartawan di Beijing, China.
Jetour T2 i-DM punya dimensi panjang 4.785 mm, lebar 2.006 dan tinggi 1.875 mm (T2 1.880 mm), hanya saja ground clearance-nya 205 mm, sedangkan jenis bensinnya 20 mm.
SUV PHEV T2 i-DM diperkuat mesin 1.500cc dengan dua motor listrik dikencani transmisi 3-speed DHT. Klaim perusahaan mesinnya berkekuatan 280 hp dan torsi 600 nm alias naik 564 persen dari jenis bensin.
Jetour T2 i-DM ini bisa diisi bensin dan dicas. Saat mode listrik saja nan aktif, mobil ini bisa menempuh jarak lebih dari 140 km.
Sementara jika mesin bensin dan motor listrik bekerja, total jarak tempuhnya tembus 1.000 km.
Untuk diingat mobil ini sudah dibekali fitur keselamatan ADAS, mulai dari Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, hingga Blind Spot Monitor datang untuk meningkatkan keselamatan penunggu kabin saat mobil bergerak.
(mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·