slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Usai Dilantik Jadi Ksp, Dudung Masih Rangkap Penasihat Khusus Presiden

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan M Qodari, Senin (27/4).

Sebelum dilantik sebagaiKSP hari ini, Dudung merupakan penasihat unik Presiden bagian Pertahanan Nasional. Terkait kedudukan penasihat itu, Dudung mengaku saat ini tetap dirangkapnya.

"Masih merangkap, tapi kelak pasti ada segera bakal ada pergantian," jawabnya atas pertanyaan mengenai dari wartawan di istana usai pelantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudung dilantik sebagai Kepala KSP menggantikan M Qodari nan sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Usai pelantikan, kepada awak media, Dudung menjanjikan KSP di bawah koordinasinya bakal dibuka seluruh waktu untuk melayani laporan warga.

"Sebagai KSP, tentunya saya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Sehingga apa nan jadi keluhan-keluhan ini bakal saya buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat," kata eks Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tersebut.

Dia menerangkan tugasnya sebagai KSP adalah untuk menyukseskan program strategis nasional, dan memastikan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto bisa dilakukan tuntas dan cepat.

Selain itu, dia pun menegaskan bakal melakukan evaluasi, serta berkoordinasi dan bekerja sama dengan kementerian/lembaga dan pemerintah wilayah mengenai program-program presiden itu.

"Sehingga jangan sampai ada hal-hal nan jadi prioritas presiden kemudian terjadi masalah-masalah birokrasi, kelak kita pangkas birokrasi," ujar Dudung.

Di sisi lain, dengan dilantiknya Dudung sebagai Kepala KSP, kedudukan itu kembali diisi oleh sosok berlatarbelakang militer.

Sebelum Qodari, kedudukan itu diisi AM Putranto nan merupakan pensiunan prajurit TNI nan juga berasal dari matra TNI Angkatan Darat.

Selain di kepemimpinan Prabowo, di era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) kedudukan Kepala KSP juga pernah dijabat dua sosok pensiunan jenderal TNI yakni, Luhut Binsar Pandjaitan dan Moeldoko.

Dudung merupakan purnawirawan jenderal bintang empat TNI Angkatan Darat. Ia merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 1988, dan kedudukan terakhirnya sebelum pensiun adalah sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Selain itu, Dudung juga sempat menjabat sejumlah posisi strategis di TNI.

Dudung pecah bintang namalain naik pangkat menjadi brigadir jenderal saat dipercaya menjadi Wakil Gubernur Akmil (2015-2016), kemudian Dudung lanjut menjadi staf unik Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2016-2017), dan Wakil Asisten Teritorial KSAD (2017-2018).

Kemudian, dia naik pangkat menjadi mayor jenderal saat mengisi posisi Gubernur Akmil (2018-2020), kemudian lanjut memimpin wilayah dengan menjadi Pangdam V Jaya (2020-2021).

Saat tetap menjadi Pangdam Jaya, dia dikenal lantaran 'membekingi' abdi negara mengenai untuk menjaga ketertiban Jakarta, serta membersihkan iklan Front Pembela Islam (FPI) setelah legalitasnya dicabut pemerintah pusat.

Setelah menjadi Pangdam, Dudung dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), saat itu dia menggantikan Letjen RNI Eko Margiyono pada 2021.

Setelahnya, barulah Dudung dipercaya menjadi ketua tertinggi TNI matra darat sebagai KSAD.

[Gambas:Youtube]

(mnf/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru